web site hit counter

Download skripsi, tesis dan disertasi jurusan biologi

Download ratusan skripsi, tesis dan disertasi jurusan biologi hanya di skripsi.co.id

Download skripsi gratis jurusan biologi

Skripsi, tesis dan disertasi jurusan biologi

  1. PENGARUH APLIKASI PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIVITAS TANAMAN TOMAT(Solanum lycopersicum L.) VARIETAS TOMBATU DI PT PETROKIMIA GRESIK
  2. ISOLASI, KARAKTERISASI, DAN UJI POTENSI YEAST DARI RHIZOSPHERE Avicennia marina WONOREJO
  3. PENGARUH APLIKASI PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIVITAS CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) VARIETAS BHASKARA DI PT PETROKIMIA GRESIK
  4. STUDI POTENSI BIOHERBISIDA EKSTRAK DAUN KETAPANG (Terminalia catappa) TERHADAP GULMA RUMPUT TEKI (Cyperus rotundus)
  5. PENGARUH PAPARAN SUB LETHAL INSEKTISIDA DIAZINON 600 EC TERHADAP LAJU KONSUMSI OKSIGEN DAN LAJU PERTUMBUHAN IKAN MUJAIR (OREOCHROMIS MOSSAMBICUS)
  6. POTENSI ALANG-ALANG (Imperata cylindrica (L.) Beauv.) DALAM PRODUKSI ETANOL MENGGUNAKAN BAKTERI Zymomonas mobilis
  7. PENGARUH MEDIUM MS DENGAN PENAMBAHAN ARGININ 100 PPM TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS APIKAL TEBU (Saccharum officinarum) VARIETAS NXI 1-3, HW-1 DAN THA SECARA IN-VITRO
  8. TINGKAH LAKU MAKAN RUSA SAMBAR (Cervus unicolor) DALAM KONSERVASI EX-SITU DI KEBUN BINATANG SURABAYA
  9. BIOREMEDIASI LIMBAH CAIR PT PETROKIMIA GRESIK DENGAN BAKTERI INDIGENOUS
  10. PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BIJI ANGGREK Dendrobium taurulinum J.J. SMITH PADA BEBERAPA JENIS MEDIA DAN KONSENTRASI SUKROSA SECARA IN VITRO
  11. PENGARUH HABITAT TERMODIFIKASI LAHAN PADI SAWAH (Oryza sativa) MENGGUNAKAN TRAP CROP TERHADAP KOMPOSISI DAN TINGKAT KEANEKARAGAMAN ARTHROPODA HERBIVORA
  12. PENGARUH HABITAT TERMODIFIKASI MENGGUNAKAN SERAI TERHADAP SERANGGA HERBIVORA DAN PRODUKTIVITAS PADI VARIETAS IR-64 DI DESA PURWOSARI, PASURUAN
  13. ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI PENDEGRADASI SOLAR DAN BENSIN DARI PERAIRAN PELABUHAN GRESIK
  14. PENGARUH MODIFIKASI HABITAT PADI VARIETAS IR 64 DENGAN APLIKASI TRAP CROP MENGGUNAKAN SERAI WANGI (Andropogon nardus) TERHADAP KOMPOSISI, KELIMPAHAN, DAN KEANEKARAGAMAN ARTHROPODA
  15. MAKROZOOBENTHOS DI SUNGAI WONOREJO, SURABAYA
  16. PENGARUH SALINITAS TERHADAP KANDUNGAN PROTEIN DAN PERTUMBUHAN IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii)
  17. RESPON KALUS BEBERAPA VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) PADA KONDISI CEKAMAN SALINITAS (NaCl) SECARA IN VITRO
  18. POTENSI KAPANG Aspergillus sp. DALAM PROSES HIDROLISIS UNTUK PRODUKSI ETANOL DARI SAMPAH SAYUR DAN BUAH PASAR WONOKROMO SURABAYA
  19. KEANEKARAGAMAN BURUNG DI BEBERAPA TIPE HABITAT DI BENTANG ALAM MBELILING BAGIAN BARAT, FLORES
  20. PENGARUH WAKTU, pH, DAN SUHU INKUBASI TERHADAP AKTIVITAS ENZIM KERATINASE DARI ISOLAT Bacillus SLII-I
  21. PENGARUH PEMBERIAN PAKAN ALAMI DAN PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN BETUTU (Oxyeleotris marmorata) PADA SKALA LABORATORIUM
  22. UJI POTENSI EKSTRAK DAUN BINTARO (CERBERA ODOLLAM) SEBAGAI BIOINSEKTISIDA TERHADAP MORTALITASHAMA ULAT GRAYAK (SPODOPTERA LITURA F.) DENGAN MEDIA DAUN CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS)
  23. PENGARUH KONSENTRASI NATRIUM BENZOAT DAN MEDIA SIMPAN TERHADAP KUALITAS BIJI EBONI (Diospyros celebica Bakh.) SELAMA MASA SIMPAN
  24. KONSENTRASI DAN LAMA PEMAPARAN SENYAWA ORGANIK DAN INORGANIK PADA JARINGAN INSANG IKAN MUJAIR (Oreochromis mossambicus) PADA KONDISI SUB LETHAL
  25. STUDI POTENSI ISOLAT KAPANG WONOREJO SURABAYA DALAM MENDEGRADASI POLIMER BIOPLASTIK POLY HYDROXY BUTYRATE (PHB)
  26. BIOAKUMULASI LOGAM BERAT TIMBAL (PB) DAN HUBUNGANNYA DENGAN LAJU PERTUMBUHAN IKAN MUJAIR (Oreochromis mossambicus)
  27. PREVALENSI DAN INTENSITAS Trichodina sp. PADA BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DI DESA TAMBAKREJO, KECAMATAN PACITAN, KABUPATEN PACITAN.
  28. PENGARUH PAPARAN SUB LETHAL DIAZINON 600 EC TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN MUJAIR (Oreochromis mossambicus)
  29. PENGARUH KONSENTRASI LARUTAN MADU DALAM NACL FISIOLOGIS TERHADAP VIABILITAS DAN MOTILITAS SPERMATOZOA IKAN PATIN (PANGASIUS PANGASIUS) SELAMA MASA PENYIMPANAN
  30. KORELASI KOMUNITAS NUDIBRANCHIA DENGAN KOMUNITAS PORIFERA DI PERAIRAN PASIR PUTIH, SITUBONDO
  31. STRUKTUR KOMUNITAS SPONS LAUT (PORIFERA) DI PANTAI PASIR PUTIH SITUBONDO
  32. STRUKTUR KOMUNITAS POLYCHAETA KAWASAN MANGROVE MUARA SUNGAI KALI LAMONG-PULAU GALANG, GRESIK
  33. RESPON PERTUMBUHAN TUNAS KULTUR MERISTEM APIKAL TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum) VARIETAS NXI 1-3 DAN HW-1 SECARA IN VITRO PADA MEDIA MS DENGAN PENAMBAHAN ARGININ DAN GLUTAMIN
  34. ELIMINASI SUGARCANE MOSAIC VIRUS MELALUI KEMOTERAPI PADA TEBU (Saccharum officinarum) VARIETAS NXI 2T DAN NXI 6T SECARA IN VITRO
  35. EFEKTIVITAS PERTUMBUHAN JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) DENGAN VARIASI MEDIA KAYU SENGON (Paraserianthes falcataria) DAN SABUT KELAPA (Cocos nucifera)
  36. POTENSI ISOLAT KAPANG KOLEKSI LABORATORIUM MIKROBIOLOGI DAN BIOTEKNOLOGI BIOLOGI ITS DALAM MENDEGRADASI PEWARNA AZO ORANGE II
  37. PERSEN INFEKSI PROPAGUL MIKORIZA VERSIKULAR ARBUSKULAR INDIGENOUS ASAL DESA PANGPONG KEC.LABANG KAB.BANGKALAN MAADURA PADA PERAKARAN TANAMAN PADI (Oryza sativa), KEDELAI (Glycine max), DAN TANAMAN GULMA RUMPUT TEKI (Cyperus rotundus)
  38. STUDI AKTIVITAS ENZIM SELULASE DARI VARIASI ISOLAT KAPANG WONOREJO SURABAYA PADA MEDIA ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes)
  39. KEMAMPUAN SEL Bacillus S1 TERIMOBILISASI PADA MATRIKS ALGINAT DALAM MEREDUKSI MERKURI
  40. IMOBILISASI ISOLAT Bacillus S1 DENGAN AGAR DAN ALGINAT UNTUK BIOREMEDIASI LOGAM BERAT MERKURI
  41. EFEKTIVITAS meta-TOPOLIN (mT) DAN NAA TERHADAP PERTUMBUHAN IN VITRO STROBERI (Fragaria ananassa Var. DORIT) PADA MEDIA MS CAIR DAN KETAHANANNYA DI MEDIA AKLIMATISASI
  42. UJI HAYATI MIKORIZA Glomus fasciculatum TERHADAP PATOGEN Sclerotium rolfsii PADA TANAMAN KEDELAI (Glycine max L. Merrill var. Argomulyo)
  43. UJI HAYATI MIKORIZA Glomus fasciculatum TERHADAP PATOGEN Sclerotium rolfsii PADA TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L. var. Domba)
  44. INDUKSI TUNAS TIGA AKSESI STEVIA REBAUDIANA BERTONI PADA MEDIA MS DENGAN PENAMBAHAN BAP DAN IAA SECARA IN VITRO
  45. PENGARUH PEMBERIAN MIKORIZA Glomus fasciculatum TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN Dahlia pinnata YANG DITUMBUHKAN DALAM MEDIA MENGANDUNG LOGAM TIMBAL (Pb)
  46. PENGARUH PEMBERIAN MIKORIZA Glomus fasciculatum TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN Euphorbia milii YANG DITUMBUHKAN DALAM MEDIA MENGANDUNG LOGAM TIMBAL (Pb)
  47. PENGARUH PENAMBAHAN ECENG GONDOK(EICHHORNIA CRASSIPES)TERHADAP JAMUR TIRAM PUTIH(PLEUROTUS OSTREATUS)
  48. POTENSI BASIDIOMYCETES KOLEKSI LABORATORIUM MIKROBIOLOGI DAN BIOTEKNOLOGI BIOLOGI ITS SEBAGAI AGEN BIODEKOLORISASI ZAT WARNA RBBR (REMAZOL BRILLIANT BLUE R)
  49. BIOAKUMULASI LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) OLEH Chaetoceros calcitrans PADA KONSENTRASI SUBLETHAL
  50. PENGARUH KOMBINASI KONSENTRASI MEDIA EKSTRAK TAUGE (MET) DENGAN PUPUK UREA TERHADAP KADAR PROTEIN Spirulina sp. PADA MEDIA DASAR AIR LAUT
  51. PENGARUH SALINITAS TERHADAP KONSUMSI OKSIGEN JUVENIL GURAME (Osprhonemus gourami) SKALA LABORATORIUM
  52. PENGARUH MEDIA MS DENGAN PENAMBAHAN GLUTAMIN 100 PPM TERHADAP RESPON PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN KULTUR TUNAS AKSILAR TEBU (Saccharum officinarum) VARIETAS NXI 1-3, HW-1 DAN THA SECARA IN VITRO
  53. KECEPATAN FILTRASI KERANG HIJAU Perna viridis TERHADAP Chaetoceros sp. PADA MEDIA TERCEMAR LOGAM BERAT KADMIUM (Cd)
  54. POPULASI BURUNG JALAK BALI (Leucopsar rothschildi, STRESEMANN 1912) HASIL PELEPASLIARAN DI DESA PED DAN HUTAN TEMBELING, PULAU NUSA PENIDA, BALI
  55. DENSITAS ZOOXANTHELLAE DAN PERTUMBUHAN KARANG Acropora formosa DAN Acropora nobilis DI PERAIRAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) PAITON, PROBOLINGGO, JAWA TIMUR
  56. PENGARUH LIMBAH BIOETANOL JAGUNG (Zea mays L.) TERHADAP MEDIA DAN PERTUMBUHAN TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) PADA VARIETAS WALET DAN VIMA 1
  57. RESPON PERTUMBUHAN EMBRIO SOMATIK KEDELAI (Glycine max) VARIETAS ARGOMULYO DAN WILIS TERHADAP CEKAMAN NaCl SECARA IN VITRO
  58. EFEKTIVITAS META-TOPOLIN DAN NAA TERHADAP PERTUMBUHAN IN VITRO STROBERI (Fragaria ananassa var. Dorit) PADA MEDIA MS PADAT DAN KETAHANANNYA DI MEDIA AKLIMATISASI
  59. PENGARUH NaCl TERHADAP KONSENTRASI KEMATIAN (LETHAL CONCENTRATION) KALUS TEBU (Saccharum officinarum) VARIETAS BL DAN PS-862 SECARA IN VITRO
  60. PRODUKSI ETANOL DARI BATANG JAGUNG (Zea mays L.) OLEH Zymomonas mobilis DENGAN METODE SEPARATE ENZYMATIC HYDROLYSIS AND FERMENTATION (SHF)
  61. UJI KEMAMPUAN TANAMAN VETIVER(Chrysopogon zizanioides (L.) Roberty) SEBAGAI FITOREMEDIATOR PADA PROSES BIOREMEDIASI TANAH TERKONTAMINASI PHC (PETROLEUM HYDROCARBON)
  62. PENGARUH Glomus aggregatum Schenk & Smith emend. Koske YANG DIINOKULASIKAN PADA VETIVER (Chrysopogon zizanioides (L.) Roberty) DALAM MENURUNKAN TOTAL PETROLEUM HYDROCARBON
  63. PENGARUH PAPARAN TIMBAL (Pb) TERHADAP PERUBAHAN HISTOPATOLOGIS HEPATOPANKREAS UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii De Mann)
  64. PENGARUH KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH NAA DAN BAP TERHADAP PERTUMBUHAN BIJI Dendrobium capra J.J. Smith SECARA IN VITRO
  65. PENGARUH PUPUK NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIVITAS TEMBAKAU (Nicotiana tabacum L.) VARIETAS PRANCAK PADA KEPADATAN POPULASI 45.000/HA DI KABUPATEN PAMEKASAN, JAWA TIMUR
  66. PENGARUH PUPUK NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIVITAS TEMBAKAU (Nicotiana tabacum L.) VARIETAS PRANCAK PADA KEPADATAN POPULASI 36000/Ha DI KABUPATEN PAMEKASAN, JAWA TIMUR
  67. PENGARUH KERAPATAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIVITAS TANAMAN TEMBAKAU (Nicotiana tabacum) VARIETAS SERUMPUNG DAN SEMBOJA
  68. PENGARUH RHIZOBIUM DAN MIKORIZA INDIGENOUS LABANG,KABUPATEN BANGKALAN, MADURA TERHADAP PERTUMBUHAN KACANG TANAH (Arachis hypogea)
  69. PENGARUH PEMBERIAN MIKORIZA INDIGENOUS DAN Rhizobium PADA TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogea)
  70. KORELASI TUTUPAN TERUMBU KARANG DENGAN KELIMPAHAN RELATIF IKAN FAMILI CHAETODONTIDAE DI PERAIRAN PANTAI PASIR PUTIH, SITUBONDO
  71. PENGARUH PENAMBAHAN KOMBINASI KONSENTRASI ZPT NAA DAN BAP TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BIJI Dendrobium Taurulinum J.J SMITH SECARA IN VITRO
  72. FITOREMEDIASI TANAH TERCEMAR LOGAM BERAT ZN MENGGUNAKAN TANAMAN JARAK PAGAR (Jatropha curcas)
  73. PENGARUH NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIVITAS TEMBAKAU (Nicotiana tabacum L.) VAR. PRANCAK PADA KEPADATAN POPULASI 54.000/ha DI KABUPATEN PAMEKASAN, JAWA TIMUR
  74. PRODUKSI ENZIM SELULASE OLEH Penicillium sp. PADA SUHU, pH DAN LIMBAH PERTANIAN YANG BERBEDA
  75. ENZIM MERKURI REDUKTASE PADA GENERA Bacillus SEBAGAI PEREDUKSI MERKURI ANORGANIK (HG2+) MENJADI MERKURI VOLATIL (Hg0)
  76. BIOAUGMENTASI BAKTERI PELARUT FOSFAT GENUS BACILLUS PADA MODIFIKASI MEDIA TANAM PASIR DAN KOMPOS (1:1) UNTUK PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI (BRASSICA SINENSIS)
  77. PENGARUH KOMBINASI KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH NAA DAN BAP PADA KULTUR JARINGAN DAUN TEMBAKAU NICOTIANA TABACUM VAR.PRANCAK 95
  78. PERTUMBUHAN ISOLAT BAKTERI AEROB DAN ANAEROB PENGHASIL GAS HIDROGEN PADA MEDIUM LIMBAH ORGANIK, DITINJAU DARI PARAMETER pH DAN CAHAYA
  79. SELEKSI ISOLAT KAPANG TANAH WONOREJO PENGHASIL ENZIM LIPASE
  80. RESPON PEMBERIAN JENIS PUPUK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) DENGAN METODE SRI (SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION) DI DESA SUWAYUWO, PASURUAN
  81. PENGARUH JENIS MEDIA DAN KONSENTRASI NAA (NAPHTHALENE ACETIC ACID) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BIJI Dendrobium capra J.J SMITH SECARA IN VITRO
  82. KAJIAN BIOEKOLOGI FAMILI ARDEIDAE DI WONOREJO, SURABAYA
  83. HISTOPATOLOGI INSANG IKAN MUJAIR (OREOCHROMIS MOSSAMBICUS)YANG DIPAPARKAN SECARA IN SITU DI SUNGAI ALOO SIDOARJO
  84. PENGARUH SUMBER DAN KONSENTRASI KARBOHIDRAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BIJI DENDROBIUM CAPRA J. J. SMITH SECARA IN VITRO
  85. PERSAINGAN TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS. L) DAN RUMPUT TEKI (CYPERUS ROTUNDUS) PADA PENGARUH CEKAMAN GARAM (NaCl)
  86. EKSPLORASI VESICULAR ARBUSKULAR MYCORRHIZA (VAM) INDIGENOUS PADA LAHAN JAGUNG DI SAMPANG, MADURA
  87. STRUKTUR KOMUNITAS FITOPLANKTON PADA TAMBAK DENGAN PUPUK DAN TAMBAK TANPA PUPUK DI KELURAHAN WONOREJO, SURABAYA, JAWA TIMUR
  88. EFEKTIVITAS MIKORIZA TERHADAP PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA TOMAT (LYCOPERSICON ESCULENTUM MIll) var. FORTUNA
  89. ISOLASI, KARAKTERISASI DAN DEGRADASI PROTEIN OLEH BAKTERI PROTEOLITIK AEROB DARI TANGKI SEPTIK
  90. PENGARUH CAMPURAN EKSTRAK DEBU TEMBAKAU TERHADAP LUASAN PENEMPELAN DAN BIOMASSA BIOFOULING PADA SUBTRAT BAJA DI PERAIRAN DERMAGA PT DOK SURABAYA
  91. KISARAN RESISTENSI MERKURI DAN POLA FRAGMENTASI GENOM BAKTERI AZOTOBACTER
  92. PEMANFAATAN STRATA VERTIKAL VEGETASI MANGROVE OLEH BURUNG DI WONOREJO, SURABAYA
  93. ASPEK REPRODUKSI IKAN KERAPU MACAN (EPINEPHELUS SEXFASCIATUS) DI PERAIRAN GLONDONGGEDE TUBAN
  94. PEMODELAN KOMPOSISI FITOPLANKTON DENGAN SOFTWARE CANOCO
  95. UJI POTENSI GENERA Bacillus SEBAGAI BIOAKUMULATOR MERKURI
  96. TINGKAT RESISTENSI MERKURI DAN VARIASI FRAGMEN GENOM BAKTERI BACILLUS DARI KALI MAS SURABAYA
  97. BIODEGRADASI LIMBAH ORGANIK DARI AIR SUNGAI TERCEMAR, PASAR DAN LIMBAH DOMESTIK DENGAN MENGGUNAKAN MIKROORGANISME ALAMI TANGKI SEPTIK
  98. ESTIMASI STOK KARBON PADA TEGAKAN POHON Rhizophora stylosa DI PANTAI CAMPLONG, SAMPANG-MADURA
  99. ESTIMASI STOK KARBON PADA TEGAKAN POHON Rhizophora stylosa DI PANTAI TALANG SIRING, PAMEKASAN-MADURA
  100. PENGARUH CAHAYA TERHADAP PRODUKSI GAS HIDROGEN DARI ISOLAT BAKTERI AEROB DAN ANAEROB
  101. BIODEGRADASI LIMBAH DOMESTIK DENGAN MENGGUNAKAN INOKULUM ALAMI DARI TANGKI SEPTIK
  102. BAKTERI ANAEROB POTENSIAL PENGHASIL BIOGAS DARI PROSES BIOREMEDIASI LIMBAH ORGANIK
  103. STUDI AWAL KONSORSIUM JAMUR UNTUK BIODEGRADASI LIMBAH ORGANIK DOMESTIK
  104. PERILAKU HARIAN KOMODO (VARANUS KOMODOENSIS) PADA HABITAT EX-SITU DI KEBUN BINATANG SURABAYA, JAWA TIMUR
  105. FAKTOR BIOKONSENTRASI (BCFs) ENDOSULFAN PADA IKAN LELE (Clarias gariepinus) DAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) PADA KONSENTRASI AMAN
  106. STUDI POTENSI ISOLAT KAPANG TANAH DARI WONOREJO SURABAYA DALAM MENDEGRADASI LIGNIN
  107. PENGARUH EKSTRAK DAUN TEMBELEKAN (Lantana camara) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN MORTALITAS ULAT GRAYAK (Spodoptera litura F.) PADA KEDELAI
  108. UJI TOKSISITAS FRAKSI SPONS Callyspongia sp. DENGAN METODE Brine Shrimp Test (BST) DARI PERAIRAN PASIR PUTIH SITUBONDO
  109. BUDIDAYA TANAMAN TEMBAKAU ( Nicotiana tabacum. L. var. Prancak 95) PADA CEKAMAN KEKERINGAN POLYETHYLENE GLICOL (PEG) SECARA IN VITRO
  110. PENGARUH PENAMBAHAN PEG (Polyethylene Glycol) TERHADAP PROFIL PROTEIN TEMBAKAU (Nicotiana tabacum L. var. Prancak 95) PADA MEDIA IN VITRO
  111. BIOMONITORING IN-SITU KALI MAS SURABAYA MENGGUNAKAN PERUBAHAN HISTOPATOLOGIS INSANG IKAN MUJAIR (Oreochromis mossambicus)
  112. SINTASAN (SURVIVAL RATE) IKAN MUJAIR (Oreochromis mossambicus) SECARA IN-SITU DI KALI MAS SURABAYA
  113. AKUMULASI TIMBAL (Pb) PADA JUVENILE IKAN MUJAIR (Oreochromis mossambicus) DI KALI SURABAYA
  114. FITOPLANKTON PENYEBAB HARMFUL ALGAE BLOOMS (HABs) DI PERAIRAN TELUK JAKARTA
  115. TINGKAT REKRUTMEN KARANG PADA TIGA TIPE SUBSTRAT DI PANTAI PASIR PUTIH SITUBONDO
  116. KOMPOSISI JENIS MIKORIZA DARI PERAKARAN TEMBAKAU (NICOTIANA TABACCUM) DI DESA BAJUR DAN ORAI PAMEKASAN MADURA
  117. ISOLASI DAN IDENTIFIKASI MIKORIZA INDIGENUS DARI PERAKARAN TEMBAKAU SAWAH (Nicotiana tabacum L) DI AREA PERSAWAHAN KABUPATEN PAMEKASAN MADURA
  118. PENGARUH MIKORIZA ARBUSKULAR DAN RHIZOBIUM PADA TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea) DI MEDIA TANAM TANAH MADURA PADA KONDISI CEKAMAN KEKERINGAN
  119. APLIKASI MIKORIZA INDIGENOUS DARI LAHAN GUNUNG DAN TEGAL DI PAMEKASAN PADA TANAMAN TEMBAKAU MADURA (NICOTIANA TABACUM)
  120. BAKTERI AEROB SEBAGAI BIOREMEDIATOR LIMBAH ORGANIK YANG MENGHASILKAN GAS HIDROGEN
  121. KOMPOSISI, KELIMPAHAN DAN DISTRIBUSI UBUR-UBUR (SCYPHOZOA) DI PESISIR TIMUR SURABAYA
  122. APLIKASI ZAT PENGATUR TUMBUH INDOLE ACETIC ACID (IAA) DAN KINETIN PADA CEKAMAN SALINITAS (NaCl) TERHADAP PERTUMBUHAN EKSPLAN NODUS KULTUR JARINGAN TANAMAN TEMBAKAU (Nicotiana tabacum L.var.Prancak 95)
  123. KAPANG PEREDUKSI FOSFAT DARI BERBAGAI BIOAKTIVATOR
  124. ISOLASI DAN IDENTIFIKASI KAPANG TANAH DARI KAWASAN WONOREJO, SURABAYA
  125. POTENSI DESIKATOR UNTUK INKUBATOR ANAEROB
  126. UJI AKTIVITAS ENZIM SELULASE DAN XILANASE ISOLAT KAPANG TANAH WONOREJO SURABAYA
  127. UJI ANTIMIKROBA ISOLAT KAPANG TANAH WONOREJO SURABAYA
  128. KEMAMPUAN BAKTERI ZYMOMONAS MOBILIS DALAM MEMPRODUKSI ETANOL DARI ALGAE SPIROGYRA
  129. ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI RESISTEN MERKURI DI HILIR KALI MAS SURABAYA
  130. STRUKTUR KOMUNITAS GASTROPODA (MOLUSKA) DI HUTAN MANGROVE SENDANG BIRU, MALANG
  131. SITOTOKSISITAS EKSTRAK AAPTOS SUBERITOIDES TERHADAP SIKLUS SEL KANKER HELA
  132. KAJIAN PEMANFAATAN LUMPUR LIMBAH WATER TREATMENT PT. PUPUK KUJANG SEBAGAI MEDIA TANAM Arachis hypogaea DENGAN PENAMBAHAN MIKORIZA, RHIZOBIUM, DAN PUPUK BOKASHI
  133. FITOREMEDIASI AIR TERKONTAMINASI NIKEL DENGAN MENGGUNAKAN TANAMAN KI AMBANG (SALVINIA MOLESTA)
  134. DISTRIBUSI IKAN KARANG DI PANTAI BAMA, TAMAN NASIONAL BALURAN, JAWA TIMUR
  135. STUDI DISTRIBUSI JENIS-JENIS BURUNG DILINDUNGI PERUNDANG-UNDANGAN INDONESIA DI KAWASAN WONOREJO, SURABAYA
  136. UJI KOEKSISTENSI DUA ISOLAT BAKTERI RESISTEN MERKURI DARI KALI MAS SURABAYA
  137. UJI SITOTOKSISITAS DAN EFEK EKSTRAK SPONS LAUT AAPTOS SUBERITOIDES TERHADAP SEL KANKER SERVIKS (HELA) SECARA IN VITRO
  138. PERILAKU HARIAN ORANGUTAN (PONGO PYGMAEUS)DALAM KONSERVASI EX SITU DI KEBUN BINATANG SURABAYA
  139. ANALISIS KUALITAS AIR SUNGAI ALOO, SIDOARJO BERDASARKAN KEANEKARAGAMAN DAN KOMPOSISI FITOPLANKTON
  140. UJI SITOTOKSISITAS EKSTRAK SPONS LAUT AAPTOS SUBERITOIDES TERHADAP SEL KANKER COLON WIDR SECARA IN VITRO
  141. STUDI VARIASI MORFOMETRI IKAN BELANAK (Mugil cephalus) DI PERAIRAN MUARA ALOO SIDOARJO DAN MUARA WONOREJO SURABAYA
  142. STUDI HISTOPATOLOGI INSANG IKAN MUJAIR (OREOCHROMIS MOSSAMBICUS) PADA KONSENTRASI SUBLETHAL AIR LUMPUR SIDOARJO
  143. PENGARUH KOMBINASI ZAT PENGATUR TUMBUH IAA DAN KINETIN TERHADAP MORFOGENESIS PADA KULTUR IN VITRO TANAMAN TEMBAKAU (NICOTIANA TABACUM L. VAR. PRANCAK-95)
  144. PENGARUH KOMBINASI ZAT PENGATUR TUMBUH IAA DAN BAP TERHADAP KULTUR IN-VITRO TANAMAN TEMBAKAU (NICOTIANA TABACUM L. VAR. PRANCAK N-2)
  145. PENGARUH KOMBINASI ZAT PENGATUR TUMBUH INDOLE ACETIS ACID (IAA) DAN KINETIN TERHADAP MORFOGENESIS KULTUR IN VITRO TANAMAN TEMBAKAU (NICOTIANA TABACUM L. VAR PRANCAK N-2)
  146. UJI SITOTOKSISITAS DAN EFEK EKSTRAK SPONS LAUT Aaptos suberitoides TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA (T47D) SECARA IN VITRO
  147. PENGARUH SUHU DAN SALINITAS TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI NITRIFIKASI DARI LUMPUR LAPINDO SIDOARJO
  148. KELIMPAHAN DAN KOMPOSISI MEIOFAUNA EPIFIT PADA ENHALUS ACOROIDES, THALASSIA HEMPRICHII, DAN CYMODOCEA ROTUNDATA DI PANTAI BAMA, TAMAN NASIONAL BALURAN, JAWA TIMUR
  149. KOMPOSISI dan KELIMPAHAN COPEPODA CALANOIDA PADA TIGA DESAIN TERUMBU BUATAN di PANTAI PASIR PUTIH, KECAMATAN BUNGATAN, SITUBONDO, JAWA TIMUR
  150. STUDI HISTOPATOLOGI INSANG IKAN BELANAK (Mugil cephalus L.) DI MUARA SUNGAI ALOO SIDOARJO
  151. PENGARUH KONSENTRASI INOKULUM Saccharomyces cerevisiae PADA FERMENTASI ETANOL LIMBAH KULIT Musa paradisiaca cv. Raja
  152. HISTOLOGI JARINGAN KULIT MENCIT (Mus musculus) PADA EVALUASI IN VIVO ANTIKANKER EKSTRAK SPONS LAUT Aaptos suberitoides
  153. DAYA ANTIBAKTERI TUMBUHAN MAJAPAHIT (Crescentia cujete L.) TERHADAP BAKTERI Vibrio alginolyticus
  154. DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK TUMBUHAN MAJAPAHIT (Crescentia cujete L.) TERHADAP BAKTERI Aeromonas hydrophila
  155. PENGARUH KOMBINASI NAPHTHALENE ACETIC ACID (NAA) DAN KINETIN PADA KULTUR IN VITRO EKSPLAN DAUN TEMBAKAU (NICOTIANA TABACUM L. VAR. PRANCAK 95)
  156. JUMLAH TOTAL DAN DIFERENSIAL LEUKOSIT MENCIT (MUS MUSCULUS) PADA EVALUASI IN VIVO ANTIKANKER EKSTRAK SPONS LAUT AAPTOS SUBERITOIDES
  157. KOMPOSISI DAN KELIMPAHAN LARVA INVERTEBRATA PLANKTONIK PADA TIGA DESAIN TERUMBU BUATAN DI PANTAI PASIR PUTIH, BUNGATAN, SITUBONDO, JAWA TIMUR
  158. STUDI HISTOPATOLOGI HATI IKAN BELANAK (Mugil cephalus) DI MUARA SUNGAI ALOO SIDOARJO
  159. PENGARUH KOMBINASI ZAT PENGATUR TUMBUH IAA DAN BAP PADA KULTUR JARINGAN TEMBAKAU NICOTIANA TABACUM L. VAR. PRANCAK 95
  160. UJI TOKSISITAS FRAKSI DARI SPONS LAUT Xestospongia DENGAN METODE BRINE SHRIMP TEST (BST)