web site hit counter

Download skripsi, tesis dan disertasi jurusan budidaya pertanian

Download ratusan skripsi, tesis dan disertasi jurusan budidaya pertanian hanya di skripsi.co.id

Download skripsi gratis jurusan budidaya pertanian

Skripsi, tesis dan disertasi jurusan budidaya pertanian

  1.    PENGARUH VOLUME AIR PERENDAMAN DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH           KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus L.)
  2. 2.    PENGARUH JENIS MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI ZPT ROOTONE-F TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF SETEK TANAMAN MELATI (Jasminum samba C W.Ait)
  3. 3. PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI EM4 PADA FERMENTASI PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) SECARA HIDROPONIK
  4. 4.   PENGARUH SISTEM PENGOLAHAN TANAH DAN PEMBERIAN MACAM BAHAN ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.)
  5. 5.     PENGARUH EFFECTIVE MIKROORGANISME DAN WAKTU APLIKASI BOKASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SELADA (Lactuca sativa )
  6. 6.   PENGARUH JARAK BILAH PISAU DAN RPM BAWAH TERHADAP HASIL PENGUPASAN BUAH PINANG MUDA,
  7. 7.    PENGARUH JARAK PISAU ATAS PISAU BAWAH DAN DIAMETER PINANG MUDA TERHADAP KUALITAS HASIL PENGUPASAN,
  8. 8.    PENGARUH JENIS PERANGKAP SINTETIS UNTUK MENGENDALIKAN HAMA CAPSIDE Cyrtopeltis tenuis Reut. (Hemiptera : Miridae) PADA TANAMAN TEMBAKAU DELI (Nicotiana tabacum L.)
  9. PENGARUH JENIS PERANGKAP SINTETIS UNTUK MENGENDALIKAN HAMA KUTU PUTIH Bemisia tabaci Genn. (Homoptera: Aleyrodidae) PADA TANAMAN TEMBAKAU DELI (Nicotiana tabacum L.)
  10. 10. PENGARUH KONSENTRASI CMC (CARBOXY METHYL CELLULOSA) DAN LAMA PENGERINGAN TERHADAP MUTU TEPUNG SARI BUAH TERUNG BELANDA
  11. 11.  PENGARUH BEBERAPA MEDIA TANAM DAN INTENSITAS PEMUPUKAN TERHADAP PERTUMBUHAN ANGGREK (Oncidium golden Shower)
  12. 12.   PENGARUH KEPEKATAN EKSTRAK DAUN NIMBA TERHADAP PENEKANAN SERANGAN ALTERNARIA PORRI (EIL.CIF) PADA TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.)
  13. 13.  PENGARUH PEMBERIAN BEBERAPA JENIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERKEMBANGAN PENYAKIT PENTING TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.)
  14. 14.  PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG AYAM DAN DOSIS KALIUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PELENG (Spinacia oleracea LA)
  15. 15.  PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KASCING DAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.) 
  16. 16.   PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK GREEN GIANT DAN PUPUK  SUMBER BIONIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.)
  17. 17. PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK TERHADAP PRODUKSI SAWI (Brassica junceaL) DAN BEBERAPA SIFAT KIMIA TANAH ANDISOL,
  18. 18. PENGARUH PEMBERIAN PUPUK SP-36, KCI, KIESERIT DAN KOTORANG SAPI TERHADAP JUMLAH MIKROORGANISME PADA ANDISOL TONGKOH KAB KARO,
  19. 19.   PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG SUSU SEBAGAI BAHAN PENGIKAT TERHADAP KUALITAS NUGGET ANGSA,
  20. 20.   PENGARUH PENAMBAHAN BUBUK KEDELAI DAN SODIUM POLIFOSFAT TERHADAP MUTU NUGGET IKAN CUCUT (Sphyraena barracuda)
  21. 21.   PENGARUH PENERAPAN SARANA PRODUKSI SPESIFIK LOKAL TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH (STUDI KASUS : DESA WONOSARI, KECAMATAN TANJUNG MORAWA, KABUPATEN DELI SERDANG)
  22. 22.   PENGARUH PERBANDINGAN KONSENTRAT CABAI, TOMAT SERTA PEPAYA DAN KONSENTRASI XANTHAM GUM TERHADAP MUTU SAOS CABAI
  23. 23.   PENGARUH PUPUK HIJAU KRINYU (Chromolaena odorata L.) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAGUNG (Zea mays L.)
  24. 24.  PENGARUH SISTEM JARAK TANAM DAN METODE PENGENDALIAN GULMA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAGUNG (Zea mays L.)
  25. 25.   PENGARUH WAKTU APLIKASI PUPUK KANDANG AYAM DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens Linn.)
  26. 26.   PENGARUH WAKTU PENYIANGAN DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.)
  27. 27.   PENGARUH KADAR AIR DAN JENIS PENCEMARAN PADA KETINGGIAN TEMPAT PERSEPMANAN 40 M TERHADAP DAYA SIMPAN BENIH KEDELAI [GLECINE MAXIIL MERRIL VARETAS WILIS
  28. 28.   PENGARUH KONSENTRASI AGRIMICIN DAN DOSIS PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA HASIL TANAMAN JAHE YANG DIPANEN MUDA [ZINGIBEN OFFICINALE MOST]
  29. 29.   PENGARUH KONSENTRASI DAN PERENDAMAN EKSTRAK BAWANG PUTIH TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK MAWAR [ROSA VIRGINIANA]  
  30. 30.   PENGARUH PUPUK [DIAMONIUM PHOSPAT] DAN VOLUME PEMBERIAN AIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KOBIS BUNGAN [BRASICA OLERA SEAL] DI TANAMAN MEDIUM  
  31. 31.   PENGARUH PENANAMAN ZAT PENGATUR TUBUH 2.4 DAN B4 PADA MEDIA MURAHIGE 5 KOO G [MS] TERHADAP PERTUMBUHAN EKSPLAN KRISAN  
  32. 32.  PENGARUH PENAMBAHAN DOSIS PUPUK KANDANG AYAM DAN KONSENTRASI GOMDASIL D TERHADAP PERTUMBUHAN DARI HASIL JAMUR MERANG [VOLVATUELLA VOLUECEOE] 
  33. 33. PENGARUH PEMBERIAN EM4 MELALUI DAUN DAN INOKULSI VAM PADA TANAH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TOMAT
  34. 34. PENGARUH JARAK TANAM DAN MACAM PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJUAU [VIENA RADIACA.L] 
  35. 35. PENGARUH JENIH ZPT DAN PUPUK BOKASHI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL  TANAMAN TOMAT
  36. 36.  PENGARUH MULSA DAN PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN LENGKUAs 
  37. 37. PENGARUH PEMBERIAN PUPUK BIOBOOST DAN PUPUK KANDANG KERBAU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG  MANIS (Zea Mays Saccharata)
  38. KARAKTERISTIK FISIOLOGI ALOE Vera
  39. KOMPOSISI BAHAN PEMBUATAN EDIBLE FILM
  40. KANDUNGAN ALOIN DAN VITAMIN E DALAM DAGING ALOE VERA
  41. KANDUNGAN GIZI DARI LIDAH BUAYA YANG TELAH DIBERI PERLAKUAN VACUUM-PRESSURE
  42. PERUBAHAN KANDUNGAN LOGAM BERAT YANG TERDAPAT PADA KERANG ANADARA GRANOSA MELAUI PROSES PEMASAKAN (PEREBUSAN) PADA VARIASI PERLAKUAN PENCUCIAN DAN PERENCAMAN
  43. TA / BUDIDAYA TANAMAN SELADA DAUN (Lactuca sativa) DI KELOMPOK TANI MANUNGGAL SAMBI, PAKEMBINANGUN, PAKEM SLEMAN, YOGYAKARTA, 09
  44. TA / PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM MENUMBUH KEMBANGKAN PARTISIPASI PETANI UNTUK MENGGUNAKAN PUPUK MAJEMUK DI DESA TEGALMADE KECAMATAN MOJOLABAN KABUPATEN SUKOHARJO, 09
  45. TA / PERBANYAKAN TANAMAN JERUK KEPROK (Citrus Nabilus Lour) DENGAN TEKNIK OKULASI, 09
  46. TA / PERBANYAKAN VEGETATIF TANAMAN ALPUKAT (Persea americana Mill), 09
  47. KOMPARASI PERFORMAN SAPI SIMMENTAL DAN PO JANTAN DENGAN PEMBERIAN Urea Molasses Block (UMB) SEBAGAI PAKAN SUPLEMEN 09
  48. ANALISIS PEMASARAN GULA KELAPA DI KABUPATEN KULON PROGO, 08
  49. TA / BUDIDAYA TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annum L.) DI KELOMPOK TANI MANUNGGAL SAMBI, PAKEMBINANGUN, PAKEM SLEMAN, YOGYAKARTA, 09
  50. TA / BUDIDAYA BUNGA POTONG KRISAN ( Chrysanthemum sp.) DI KELOMPOK TANI UDI MAKMUR WONOKERSO, HARGOBINANGUN, PAKEM, SLEMAN, 09
  51. FORTIFIKASI B-KAROTEN PADA PEMBUATAN MIE BASAH DAN MIE KERING DENGAN TEPUNG WORTEL, 09
  52. ANALISIS EFISIENSI EKONOMI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI BAWANG MERAH DI KABUPATEN NGANJUK, 09
  53. BUDIDAYA IKAN SISTEM KARAMBA JARING APUNG DI WADUK KEDUNGOMBO KABUPATEN BOYOLALI
  54. PENGARUH ABU SABUT KELAPA SAWIT DAN PUPUK NPK TERHADAP KEMATANGAN GAMBUT DAN KETERSEDIAAN KALIUM SERTA HASIL KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DI TANAH HISTOSOL PERKEBUNAN KELAPA SAWIT MUSIRAWAS CITRAHARPINDO KALIMANTAN TENGAH
  55. TA/BUDIDAYA DAN PEMANFAATAN TANAMAN BERBAHAN BAKU SAMBUNG NYAWA DI KEBUN TANAMAN OBAT KARYASARI DESA KARYASARI, KECAMATAN LEUWILIANG, KABUPATEN BOGOR, 09
  56. KOMPARASI NILAI CERNA RANSUM DENGAN PEMBERIAN Urea Molasses Block (UMB) SEBAGAI PAKAN SUPLEMEN PADA SAPI SIMMENTAL DAN PO JANTAN 09
  57. MAGANG DI PT RUMPUN SARI KEMUNING I NGARGOYOSO KARANGANYAR (QUALITY CONTROL PADA PROSES PRODUKSI TEH HIJAU), 09
  58. ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU KAYU DI DELLA FURNITURE KABUPATEN SUKOHARJO,09
  59. TA / DI GABUNGAN KOPERASI SUSU INDONESIA BOYOLALI (PENGENDALIAN MUTU), 09
  60. PERSEPSI PETANI TERHADAP JENIS PEKERJAAN YANG AKAN DIPILIH, PASCA ALIH FUNGSI LAHAN (KASUS DI KECAMATAN COLOMADU KABUPATEN KARANGANYAR)
  61. TA / PENGARUH SODIUM TRIPOLIPHOSPHAT (STPP) TERHADAP SIFAT KARAK (KERUPUK GENDAR)
  62. PENGARUH POPULASI AWAL NEMATODA PURU AKAR (MELOIDOGYNE SPP.) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUUM L.) VARIETAS HOT BEAUTY DAN TM-888
  63. KEBERDAYAAN PETANI DALAM PENYULUHAN PARTISIPATIF POLA
  64. EVALUASI PETANI TERHADAP PROGRAM SIARAN PEDESAAN RADIO REPUBLIK INDONESIA (RRI) SEBAGAI SUMBER INFORMASI PERTANIAN DI KOTA SURAKARTA
  65. ANALISIS KEUANGAN SUB DOLOG DI KECAMATAN MOJOLABAN KABUPATEN SUKOHARJO (KASUS UPGB MOJOLABAN, KABUPATEN SUKOHARJO, PROPINSI JAWA TENGAH)
  66. TA / DI PT. TIGA PILAR SEJAHTERA Jl.Raya Solo Sragen km16 Masaran, Sragen, JawaTengah “QUALITY CONTROL PROSES PRODUKSI MI KERING  09
  67. UJI PATOGENISITAS IRIDOVIRUS PADA IKAN KERAPU LUMPUR (EPINEPHELUS BLEEKERI VAILLANT) DAN DETEKSI DENGAN METODE HISTOPATOLOGI DAN POLYMERASE CHAIN REACTION (PCR)
  68. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN DAGING AYAM DI JAWA TENGAH TAHUN 1986-2006
  69. TA-DI PT. RUMPUN SARI KEMUNING I NGARGOYOSO,KARANGANYAR JAWATENGAH PROSES PRODUKSI TEH HIJAU, 09
  70. TA-PROSES PRODUKSI KASUZUKE(magang di agrindo boga santika Klaten dan PT.Karoma bumi wasesa Boyolali), 09
  71. ANALISIS FAKTOR MARKETING MIX TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MINYAK GORENG PADA PASAR SWALAYAN DI KOTA SURAKARTA,09
  72. TA-QUALITY CONTROL PROSES PRODUKSI DI PT. TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk SRAGEN-INDONESIA, 09
  73. TA-MANAJEMEN PEMELIHARAAN PEDET SAPI PERAH DI PETERNAKAN SAPI PERAH CV. MAWAR MEKAR FARM KABUPATEN KARANGANYAR 09
  74. POTENSI ASAP CAIR TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI HIDROGEN PEROKSIDA (H2O2) DALAM PENGAWETAN IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis), 09
  75. PENGGUNAAN WHEAT POLLARD FERMENTASI DALAM KONSENTRAT TERHADAP KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK RANSUM KELINCI KETURUNAN VLAAMSE REUS JANTAN, 09
  76. TA-BUDIDAYA TANAMAN ADENIUM sp DI CV INDMIRA CITRA TANI NUSANTARA YOGYAKARTA, 09
  77. TA-BUDIDAYA KOMODITAS CABAI (Capsicum Frutecens. L) DI BBP MONDROMINO TANAMANAN HIAS DAN HORTIKULTURA KABUPATEN WONOGIRI, 09
  78. STRATEGI PENGEMBANGAN SENTRA INDUSTRI KECIL EMPING GARUT (Maranta arundinacea L ) DI KECAMATAN ANDONG KABUPATEN BOYOLALI, 09
  79. TA-MANAJEMEN BREEDING SAPI POTONG DI DINAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN KABUPATEN SRAGEN 09
  80. TA-MANAJEMEN BREEDING SAPI POTONG DI DINAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN KABUPATEN SRAGEN, 09
  81. TA-BUDIDAYA TANAMAN BAWANG DAUN (Allium fistulosum L.) DI KEBUN BENIH HORTIKULTURA (KBH) TAWANGMANGU 09
  82. TA-TEKHNIK PENGAPLIKASIAN MEDIA TANAM YANG TEPAT UNTUK TANAMAN ANGGREK CATTLEYA DI PEMBUDIDAYAAN ANGGREK WIDOROKANDANG YOGYAKARTA, 09
  83. PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK BERBAGAI JENIS UBI JALAR (Ipomoea batatas L) TERHADAP JUMLAH SEL DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN YOGHURT, 09
  84. TA-MANAJEMEN PENGGEMUKAN SAPI POTONG DI CV. PLESUNGAN RAYA GONDANGREJO, KARANGANYAR 09
  85. HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN PENDIDIKAN FORMAL IBU RUMAH TANGGA DENGAN PEMBERIAN PANGAN BALITA DI WILAYAH BINAAN PUSKESMAS SANGKRAH KECAMATAN PASAR KLIWON KOTA SURAKARTA, 09
  86. PENGARUH PENAMBAHAN ARANG AKTIF ( ACTIVATED CHARCOAL ) DALAM RANSUM YANG MENGANDUNG KONSENTRAT TINGGI TERHADAP KECERNAAN DAN PARAMETER FERMENTASI RUMEN PADA DOMBA LOKAL JANTAN, 09
  87. MAGANG DI PERUSAHAAN AGRINDO BOGA SANTIKA KLATEN, JAWA TENGAH (PENGENDALIAN MUTU), 09
  88. KAJIAN MACAM SPESIES URET DAN MUSUH ALAMINYA PADA TANAMAN STROBERI DI DESA KALISORO TAWANGMANGU KARANGANYAR, 09
  89. TA-BUDIDAYA TANAMAN HIAS Anthurium hookeri 09
  90. STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL TEMPE DI KECAMATAN PEDAN KABUPATEN KLATEN, 09
  91. TA-PROSES PRODUKSI ROTI LAPIS LEGIT GULUNG (di perusahaan roti milano Jl. Ahmad Yani 1 No 1 Kerten, Surakarta) 09
  92. TA-PROSES PRODUKSI SIRUP MALTOSA DAN FRUKTOSA (di PT. Tainesia Jaya) 09
  93. TA-MANAJEMEN PEMELIHARAAN AYAM PETELUR DI PETERNAKAN PT. SARI UNGGAS FARM DI KABUPATEN SRAGEN, 09
  94. PENGARUH SUBSTITUSI KONSENTRAT DENGAN TEPUNG DAUN WORTEL DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMAN KELINCI LOKAL JANTAN, 09
  95. PENGGUNAAN WHEAT POLLARD FERMENTASI DALAM KONSENTRAT TERHADAP PERFORMAN KELINCI KETURUNAN VLAAMSE REUS JANTAN, 09
  96. TA-DI PT.TIGA PILAR SEJAHTERA (PROSES PRODUKSI CANDY), 09
  97. TA-MANAJEMEN PEMELIHARAAN INDUK LAKTASI DI PETERNAKAN SAPI PERAH CV. MAWAR MEKAR FARM KABUPATEN KARANGANYAR, 09
  98. TA-BUDIDAYA BUAH NAGA (HYLOCEREUS COSTARICENSIS) DI DENY NURSERY AND GARDENING, 09
  99. TA-DI PT TAINESIA JAYA DESA SONOHARJO KAB. WONOGIRI (PROSES PRODUKSI SIRUP MALTOSA DAN FRUKTOSA) 09
  100. TA-PROSES PRODUKSI SIRUP MALTOSA DAN FRUKTOSA DI PT. TAINESIA JAYA, 09
  101. ANALISIS PENGEMBANGAN AGRIBISNIS JAHE (Zingiber officinale) DI DESA NGARGOYOSO KABUPATEN KARANGANYAR, 09
  102. ANALISIS KETERPADUAN PASAR TOMAT (Lycopersicum esculentum) ANTARA PASAR TAWANGMANGU KABUPATEN KARANMGANYAR DENGAN PASAR LEGI KOTA SURAKARTA,09
  103. TA-LAPORAN MAGANG DIPERUSAHAAN ROTI GANEP’S TRADITIIONAL SNACK SOLO (QIALITY CONTROL ROTI KECIL), 09
  104. TA-BUDIDAYA TANAMAN HIAS ANTHURIUM HOOKERI DI DENY NURSERY AND GARDENING, 09
  105. TOKSISITAS EKSTRAK BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleria papuana Warb.) TERHADAP ULAT KROP KUBIS Croccidolomia binotalis Zell. PADA TANAMAN CAISIN, 09
  106. TA-DI GABUNGAN KOPERASI SUSU INDONESIA ( PENGUJIAN MUTU SUSU ) 09
  107. UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK MAHKOTA DEWA (Phaleria papuena Warb.) TERHADAP MORTALITAS ULAT DAUN KUBIS (Plutella xylostella L.) PADA TANAMAN CAISIN, 09
  108. TA-MAGANG DI PT DUA KELINCI (PROSES PRODUKSI KACANG GARING) 09
  109. APLIKASI FISHBONE ANALYSIS DALAM MENINGKATKAN KUALITAS BUNGA KRISAN (Chrysanthemum sp.) POTONG TIPE STANDAR PADA KELOMPOK TANI UDI MAKMUR DI KABUPATEN SLEMAN, 09
  110. TA-MANAJEMEN PEMASARAN SAPI POTONG DI CV. PLESUNGAN RAYA KABUPATEN KARANGANYAR, 09
  111. TA-MANAJEMEN PENGOLAHAN LIMBAH TERNAK DI PETERNAKAN SAPI POTONG PT. KEPURUN PAWANA INDONESIA KABUPATEN KLATEN, 09
  112. TA-DI PERUSAHAAN ROTI MILANO (PROSES PRODUKSI ROTI PASTRY) 09
  113. ANALISIS RETURN ON INVESTMENT (ROI) UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN MENGHASILKAN LABA (Studi Kasus di PT. Tainesia Jaya Surakarta), 09
  114. TA-BUDIDAYA ANTHURIUM HOOKERI DI CV. INDMIRA CITRA TANI NUSANTARA, 09
  115. TA-BUDIDAYA DAN PENYULINGAN TANAMAN NILAM ACEH (POGOSTEMON CABLIN BENTH) DI DENI NURSERY AND GARDENING, 09
  116. ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI SEMANGKA (Citrullus vulgaris) DI KABUPATEN SRAGEN, 09
  117. ANALISIS PERILAKU KONSUMEN TERHADAP PEMBELIAN IKAN KAKAP MERAH DI PASAR TRADISIONAL KOTA SURAKARTA, 09
  118. ANALISIS USAHA PEMBUATAN KECAP KEDELAI PADA INDUSTRI  KECAP LELE  DI KABUPATEN PATI, 09
  119. TA-BUDIDAYA ANTHURIUM GELOMBANG CINTA (ANTHURIUM PLOWMANII) DI DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA KABUPATEN WONOGIRI,09
  120. TA-BUDIDAYA TANAMAN SAWI (BRASSICA JUNCEA L.) DI KEBUN BENIH HORTIKULTURA (KBH) TAWANGMANGU, 09
  121. TA-MANAJEMEN BREEDING SAPI POTONG DI DINAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN KABUPATEN SRAGEN, 09
  122. ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP BUAH SALAK (Salacca edulis) DI PASAR TRADISIONAL KOTA SURAKARTA ,09
  123. TA-BUDIDAYA TANAMAN KUBIS BUNGA (Brassica oleraceae var botrytis L.) DI KEBUN BENIH HORTIKULTURA (KBH) TAWANGMANGU, 09
  124. BUDIDAYA JAMUR TIRAM (Pleurotus ostreatus (L.) Fries) DI BALAI PENGEMBANGAN DAN PROMOSI TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA (BP2TPH) NGIPIKSARI SLEMAN, YOGYAKARTA, 09
  125. PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI EM4 PADA FERMENTASI PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) SECARA HIDROPONIK 09
  126. KLASIFIKASI KOMODITI TANAMAN BAHAN MAKANAN DALAM KERANGKA PERENCANAAN PENGEMBANGAN EKONOMI DAERAH KABUPATEN KLATEN, 09
  127. TA-QUALITY CONTROL KACANG ATOM (DI PT. DUA KELINCI PATI JAWA TENGAH), 09
  128. ANALISIS USAHATANI PADI MODEL PEMBANGUNAN PERTANIAN BERBASIS LOKAL DITINJAU DARI PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI (Kasus pada Kelompok Tani Marsudimulyo di Kabupaten Boyolali), 09
  129. APLIKASI FISHBONE ANALYSIS DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PRODUKSI TEH PADA PT RUMPUN SARI KEMUNING KABUPATEN KARANGANYAR, 09
  130. PENGARUH UKURAN DAN LAMA PERENDAMAN POLONG PANILI (Vanilla planifolia) KERING DALAM ETHANOL TERHADAP KUALITAS OLEORESIN PANILI, 09
  131. TA-SELEKTIVITAS BIBIT TANAMAN OBAT SEBAGAI LANGKAH AWAL DALAM MENGUSHAKAN SIMPLISIA YANG BERKUALITAS DAN TERSTANDAR DI PERUSAHAAN OBAT HERBAL KARYASARI (KEBUN TANAMAN OBAT KARYASARI DESA KARYASARI, KECAMATAN LEUWILIANG, KABUPATEN BOGOR), 09
  132. TA-BUDI DAYA TANAMAN WORTEL (DAUCUS CAROTA L.) DI KEBUN BENIH HORTIKULTURA (KBH) TAWANGMANGU, 09
  133. KEBERLANJUTAN ADOPSI INOVASI BUDIDAYA STEVIA (Stevia rebaudiana Bertoni. M) DI DESA KALISORO KECAMATAN TAWANGMANGU KABUPATEN KARANGANYAR, 09
  134. TA-MANAJEMEN PENGGEMUKAN SAPI POTONG DI CV. SUMBER BAJA PERKASA KABUPATEN KLATEN, 09
  135. ANALISIS USAHA INDUSTRI BENANG SUTERA DI PENGUSAHAAN SUTERA ALAM (PSA) REGALOH KABUPATEN PATI, 09
  136. APLIKASI ASAP CAIR REDESTILASI PADA KARAKTERISASI KAMABOKO IKAN TONGKOL (Euthynus affinis) DITINJAU DARI TINGKAT KEAWETAN DAN KESUKAAN KONSUMEN, 09
  137. POTENSI HASIL DAN KORELASI FENOTIP BEBERAPA GALUR PADI HIBRIDA (Oryza sativa L.) DI DESA KETAON, BANYUDONO, BOYOLALI, 09
  138. TA-MAGANG DI PERUSAHAAN ASINAN TIMUN JEPANG AGRINDO BOGA SANTIKA KLATEN JAWA TENGAH ( PROSES PRODUKSI ), 09
  139. ANALISIS EFISIENSI EKONOMI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI STROBERI DI KABUPATEN KARANGANYAR,05
  140. ANALISIS KINERJA KEUANGAN KUD SARONO MINO DI KECAMATAN JUWANA KABUPATEN PATI, 04
  141. PENGARUH EKSTRAK KENCUR DAN LAMA SIMPAN TERHADAP CENDAWAN TERBAWA BENIH DAN VIABILITAS BENIH JERUH (Citrus sp.), 05
  142. PENGARUH PENAMBAHAN ENZYM DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMAN ITIK LOKAL JANTAN, 05
  143. TA-DI PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR Tbk SEMARANG JAWA TENGAH (PENGENDALIAN MUTU MIE INSTAN), 09
  144. TA-TEKNIK PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT PADA ANGGREK DI WIDORO KANDANG YOGYAKARTA, 09
  145. KARAKTERISTIK BISKUIT PREBIOTIK BERSERAT TINGGI DARI TEPUNG KOMPOSIT UBI KAYU DAN UBI JALAR YANG DIPERKAYA KRIM YOGHURT BERPROBIOTIK, 09
  146. TA-PROSES PRODUKSI KACANG TELUR (KACANG ATOM, KACANG BANDUNG DAN PANG-PANG) DI UD. BINTANG WALET HANDIKA KLATEN JAWA TENGAH, 05
  147. TA-PROSES PRODUKSI PANG-PANG (KACANG ATOM, KACANG BANDUNG DAN KACANG TELUR) DI UD. BINTANG WALET HANDIKA KLATEN JAWA TENGAH, 05
  148. TA-MANAJEMEN PAKAN PADA PERUSAHAAN PETERNAKAN SAPI POTONG CV. SUMBER BAJA PERKASA KABUPATEN KLATEN, 09
  149. STRATEGI PENGEMBANGAN KOMODITI TANAMAN BAHAN PANGAN DI KABUPATEN BOYOLALI DENGAN PENDEKATAN TIPOLOGI KLASSEN, 09
  150. TA-PRODUKSI ROTI KECIL DI PERUSAHAAN ROTI GANEP’S TRADITIONAL SNACKS SOLO,06
  151. TA-PENGOLAHAN LIMBAH TERNAK DI UPTD ANEKA USAHA TERNAK DINAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN KABUPATEN SRAGEN, 09
  152. TA-PEMBUATAN ROTI SUS UNTUK ANAK AUTIS, 06
  153. TA-PROSES PRODUKSI KACANG BANDUNG (KACANG ATOM, KACANG TELOR DAN PANG-PANG) DI UD. BINTANG WALET HANDIKA KLATEN, 05
  154. TA-DI PT. DUA KELINCI Pati Jawa Tengah (SANITASI INDUSTRI) 09
  155. KARAKTERISTIK TANAH LEMPUNG YANG DICAMPUR IJUK DITINJAU TERHADAP INDEKS PEMAMPATAN (CLAY CHARACTERISTIC THAT MIXED WITH IJUK OBSERVED BY INDEX OF COMPRESSIION)
  156. KEANEKARAGAMAAN MAKROFAUNA TANAH DI TAMAN HUTAN RAYA NGARGOYOSO KABUPATEN KARANGANYAR JAWA TENGAH
  157. PERSEPSI PETANI TERHADAP JENIS PEKERJAAN YANG AKAN DIPILIH, PASCA ALIH FUNGSI LAHAN (KASUS DI KECAMATAN COLOMADU KABUPATEN KARANGANYAR)
  158. UJI PATOGENISITAS IRIDOVIRUS PADA IKAN KERAPU LUMPUR (Epinephelus bleekeri Vaillant) DAN DETEKSI DENGAN METODE HISTOPATOLOGI DAN POLYMERASE CHAIN REACTIION (PCR)
  159. PROSES PRODUKSI ROTI KECIL DI PERUSAHAAN ROTI GANEP’S TRADISI SOLO
  160. PROFIL KANDUNGAN DAIDZEIN DAN GENISTEIN PADA TEMPE GEMBUS SELAMA PROSES FERMENTASI
  161. PETANI DAN POLITIK DI JAWA TIMUR : GERAKAN POLITIK PETANI DI DESA SAMBIREJO KECAMATAN MANTINGAN KABUPATEN NGAWI, 1963-1965
  162. PENGGUNAAN BAKTERI ASAM LAKTAT DARI TEMPOYAK PADA FERMENTASI SARI BUAH NANAS DENGAN PENAMBAHAN JENIS DAN KONSENTRASI SUMBER NITROGEN YANG BERBEDA, 06
  163. IDENTIFIKASI KANDUNGAN FITOKIMIA DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK BIJI TERUNG PUCUK (Solanum macrocarpon L), 06
  164. APLIKASI MIKROORGANISME SELLULOLITIC DALAM DEGRADASI LIMBAH TEPUNG AREN DAN LIMBAH PETERNAKAN SAPI (SEBAGAI ACUAN BAHAN AJAR POKOK BAHASAN PERUBAHAN DAN PENCEMARAN LINGKUNGAN UNTUK SMA KELAS X SEMESTER 2)
  165. PROSES PEMBUATAN SUSU BUBUK FORMULA DI PT. SARI HUSADA UNIT II KEMUDO KLATEN
  166. TA-BUDIDAYA AGLAONEMA DI DEWI SRI FLORA, 06
  167. UJI POTENSI PERTUMBUHAN DAN HASIL DARI BEBERAPA GALUR FL TANAMAN WIJEN (Sesamum indicum L) SECARA MONOKULTUR DI JUMANTONO, 04
  168. ANALISIS PENAWARAN PANILI (Vanilla planifolia Andrews) DI PROPINSI JAWA TENGAH, 04
  169. “EVALUASI BAHAN MINUMAN KARBONASI  (AIR, GULA, KONSENTRAT dan CO2) PT. COCA-COLA BOTTLING INDONESIA CENTRAL JAVA, 07
  170. TA-PENGEMASAN JAMU DI PT.JAMU AIR MANCUR UNIT PALUR KARANGANYAR,07
  171. PENGARUH SISTEM PENGOLAHAN TANAH DAN PEMBERIAN MACAM BAHAN ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.),05
  172. STUDI KERAGAMAN MORFOLOGI BEBERAPA GALUR PADI RAWA (ORYZA SATIVA L.)
  173. PENGARUH EKSTRAK TEMULAWAK DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP CENDAWAN TERBAWA BENIH DAN VIABILITAS BENIH JERUK (CITRUS SP.)
  174. PENGARUH KRISIS MALAISE TERHADAP PABRIK GULA DI KABUPATEN KLATEN SAMPAI TAHUN 1942
  175. PENGARUH PENURUNAN KADAR PROTEIN PAKAN DENGAN SUPLEMENTASI PROBIOTIK SERBUK TERHADAP KUALITAS FISIK DAN KIMIA DAGING AYAM BROILER JANTAN
  176. HUBUNGAN ANTARA SIFAT-SIFAT INOVASI DENGAN PENERAPAN BUDIDAYA PADI SUPERTOY DI KECAMATAN GRABAG KABUPATEN PURWOREJO
  177. ANALISIS USAHA TANI BUDIDAYA TANAMAN JARAK PAGAR DI KECAMATAN WONOSEGORO KABUPATEN BOYOLALI
  178. TA-BUDIDAYA SIRIH MERAH (PIPER CROCATUM) DI BALAI BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TANAMAN OBAT DAN OBAT TRADISIONAL (BBPPTOOT) TAWANGMANGU
  179. ANALISIS PENAWARAN UDANG WINDU (Penaeus monodon) HASIL BUDIDAYA TAMBAK DI KABUPATEN PATI, 05
  180. TA-BUDIDAYA MENTIMUN DI OISCA TRAINING CENTRE KARANGPANDAN KARANGANYAR SURAKARTA, 06
  181. APLIKASI MIKROORGANISME EFEKTIF BIOEDU-UNS DALAM DEGRADASI LIMBAH PADAT INDUSTRI TEPUNG AREN (SEBAGAI ACUAN BAHAN AJAR POKOK BAHASAN DAUR ULANG LIMBAH ORGANIK UNTUK SMA KELAS-X SEMESTER 2)
  182. EVALUASI PETANI TERHADAP PROGRAM SIARAN PEDESAAN RADIO REPUBLIK INDONESIA (RRI) SEBAGAI SUMBER INFORMASI PERTANIAN DI KOTA SURAKARTA
  183. TA-PROSES PRODUKSI ROTI DI UNIT USAHA PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN PUSAT PENGEMBANGAN PENATARAN GURU PERTANIAN CIANJUR
  184. PENGARUH PENAMBAHAN ENZYM DALAM RANSUM TERHADAP PERSENTASE KARKAS DAN BAGIAN-BAGIAN KARKAS ITIK LOKAL JANTAN, 05
  185. PEMBENIHAN MELON (CUCUMIS MELO L.) DI CV. MULTI GLOBAL AGRINDO KARANGPANDAN
  186. TA-PROSES PRODUKSI BISKUIT DI PT. TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD TBK UNIT IV, 07 SRAGEN JAWA TENGAH
  187. PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG AZOLLA MICROPHYLLA DALAM RANSUM TERHADAP KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK KELINCI KETURUNAN FLEMISH GIANT JANTAN
  188. ANALISA EKONOMI PENGARUH PENAMBAHAN IMBUHAN PAKAN (BIO MOS) KEDALAM SEMAK BUNGA PUTIH (CHROMOLAENA ODORATA) TERHADAP BROILER, 10
  189. ANALISA FINANSIAL INDUSTRI PEMBUATAN SAGU BASAH DI KABUPATEN LANGKAT, 10
  190. ANALISA HARGA PEMBELIAN TBS KELAPA SAWIT PRODUKSI PETANI RAKYAT (STUDI KASUS : KABUPATEN LABUHAN BATU), 10
  191. ANALISIS INTEGRASI VERTIKAL PADA PERUSAHAAN MINYAK GORENG, 10
  192. ANALISIS KANDUNGAN KIMIA SLUDGE DARI INDUSTRI PULP PT TOBA PULP LESTARI TBk, 10
  193. ANALISIS KERUGIAN DAN PEMETAAN SEBARAN SERANGAN RAYAP PADA BANGUNAN SMP SWASTA DI KOTA MEDAN, 10
  194. ANALISIS PERBEDAAN USAHA PENANGKAPAN IKAN MENGGUNAKAN PERAHU MOTOR DAN PERAHU TANPA MOTOR DI KAB SERDANG BEDAGAI (STUDI KASUS : DESA PESISIR, Kec. TANJUNG BERINGIN), 09
  195. ANALISIS PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS BAWANG MERAH TERHADAP PEMBERIAN PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK, 10
  196. ANALISIS SIKAP KONSUMEN TERHADAP BUAH JERUK LOKAL DAN IMPOR (Studi Kasus : Kota Medan), 10
  197. ANALISIS SPASIAL HUBUNGAN PENGGUNAAN LAHAN DENGAN SUHU UDARA DI KOTA MEDAN, 09
  198. ANALISIS TINGKAT RESIKO BAGI PELAKU AGRIBISNIS KELAPA SAWIT, 10
  199. ANALISIS USAHA TANI BUNGA ROSELLA DI KABUPATEN DELI SERDANG, 10
  200. DISTRIBUSI PENDAPATAN DAN POLA KONSUMSI MASYARAKAT DESA PESISIR DI KAB DELI SERDANG DAN SERDANG BEDAGAI, 10
  201. EFISIENSI EKONOMIS USAHA PENANGKAPAN IKAN DENGAN KAPAL MOTOR DI KEC PANTAI LABU, KAB DELI SERDANG, 10
  202. EFISIENSI PENYALURAN AIR IRIGASI DI KAWASAN SUNGAI ULAR DAERAH PULAU GAMBAR KAB DELI SERDANG, 09
  203. EMISI CO2 NISBAH CN DAN TEMPERATUR PADA PENGOMPOSAN ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) DENGAN MENGGUNAKAN TRICHODERMA HARZIANUM DAN EISENIA FETIDA, 10
  204. EVALUASI ANGGOTA KELOMPOK TANI TERHADAP PERAN PENGURUS KELOMPOK DALAM PELAKSANAAN MUSYAWARAH KELOMPOK TANI DI LANGKAT, 10
  205. EVALUASI KARAKTER TANAMAN KEDELAI HASIL RADIASI SINAR GAMMA PADA GENERASI M2, 10
  206. EVALUASI KEBERADAAN MIKORIZA DARI RESIDU APLIKASI MIKORIZA DAN KOMPOS JERAMI SERTA EFEKTIVITASNYA PADA TANAMAN KEDELAI (Glycine max) PADA TANAH ULTISOL, 09
  207. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN DURIAN (Durio zibethinus Murr) DAN KELAPA SAWIT (Elaeis guinensis Jacq.) DI BAHBALUA, BANGUN PURBA, DELI SERDANG, 10
  208. EVALUASI PERANAN RUMAH KOMPOS TERHADAP KEBUTUHAN USAHA TANI PADI SAWAH (Rumah Kompos UP3HP Bersatu Kita Maju Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat), 09
  209. EVALUASI PROGRAM PENGEMBANGAN KAWASAN INTEGRASI DOMBA DENGAN PERKEBUNAN DI KAB LANGKAT ( Studi Kasus : Desa Padang Brahrang Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat ), 10
  210. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMSI MINYAK GORENG DI KOTA MEDAN, 10
  211. HUBUNGAN FAKTOR SOSIAL EKONOMI PETERNAK SAPI POTONG DENGAN KEMAMPUAN MANAJERIAL USAHA TERNAK ( Kasus: Desa Jati Kesuma, Kecamatan Namo Rambe, Kabupaten Deli Serdang.), 10
  212. IDENTIFIKASI TUTUPAN LAHAN DAN PEMILIHAN JENIS TANAMAN YANG SESUAI UNTUK PROGRAM KONSERVASI DAS TAMIANG, PROVINSI ACEH, 10
  213. KAJIAN KELEMBAGAAN DAN PERSEPSI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN HUTAN MANGROVE (Studi Kasus di Desa Kayu Besar, Kecamatan Bandar Khalipah, Kabupaten Serdang Bedagai), 10
  214. KARAKTERISTIK PATOGEN PENYEBAB PENYAKIT HAWAR DAUN PADA DAUN BIBIT TANAMAN Eucalyptus spp. DI PT. TOBA PULP LESTARI Tbk. KABUPATEN TOBA SAMOSIR, SUMATERA UTAR, 09
  215. KEMISKINAN DAN KETIMPANGAN PENDAPATAN NELAYAN BURUH KAPAL BERMOTORÂ  5 GT (Studi kasus: Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan Kota Medan), 09
  216. KEPADATAN JUMLAH KUMBANG BADAK (Oryctes rhinoceros L.) PADA TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis jacq.) DI LAPANGAN, 10
  217. KETAHANAN PAPAN KOMPOSIT DARI LIMBAH BATANG KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DAN PLASTIK POLIPROPILENA TERHADAP CUACA, 10
  218. KONSERVASI LAHAN KRITIS BAHOROK LANGKAT DENGAN BERBAGAI BAHAN ORGANIK TERHADAP PERBAIKAN SIFAT FISIK DAN KIMIA TANAH ULTISOL SERTA PRODUKSI TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.), 09
  219. KORELASI IKLIM TERHADAP PEMBUNGAAN TANAMAN PAKAN LEBAH MADU (Studi Kasus Kecamatan Kabanjahe dan Brastagi Kabupaten Karo), 10
  220. KUALITAS KOMPOS SAMPAH KOTA DAN APLIKASINYA PADA MEDIA TANAH LAHAN KRITIS UNTUK BIBIT SENGON ( Paraserianthes falcataria), 10
  221. KUALITAS SERAT DARI LIMBAH BATANG KELAPA SAWIT SEBAGAI BAHAN BAKU PAPAN SERAT, 10
  222. MEMPELAJARI PENGARUH KONSENTRASI RAGI DALAM FORMULASI INOKULUM FERMENTASI DAN LAMA PENYANGRAIAN TERHADAP MUTU KOPI BURUK, 10
  223. MEMPELAJARI PENGARUH PERBANDINGAN DAUN DAN KELOPAK BUNGA ROSELLA DAN LAMA PELAYUAN TERHADAP MUTU TEH ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.), 10
  224. METODE BARU DALAM PEMISAHAN VASCULAR BUNDLES PADA LIMBAH BATANG KELAPA SAWIT, 09
  225. MONITORING DAN EVALUASI PENEMPATAN DAN PELAKSANAAN TUGAS TENAGA PENYULUH PERTANIAN DI LANGKAT (Studi Kasus : Kecamatan Secanggang, Kecamatan Selesai dan Kecamatan Salapian), 09
  226. MONITORING DAN EVALUASI PENEMPATAN DAN PELAKSANAAN TUGAS TENAGA PPL DI DELI KABUPATEN SERDANG, 09
  227. PEMANFAATAN BERBAGAI JENIS FUNGI UNTUK MENDEKOMPOSISIKAN BAHAN ORGANIK TANAH GAMBUT DAN PERTUMBUHAN MERANTI BATU (Shorea platyclados), 09
  228. PEMANFAATAN PELEPAH SAWIT DAN HASIL IKUTAN INDUSTRI KELAPA SAWIT TERHADAP KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK PADA SAPI PERANAKAN SIMENTAL, 09
  229. PEMANFAATAN ZEOLIT DAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA UNTUK MENINGKATAKAN PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KEDELAI (Glycine max (L.) Merril) DI TANAH SALIN, 09
  230. PEMBUANGAN TANAMAN PAKAN LEBAH MADU BERDASARKAN PERIODE HUJAN PADA TIGA TIPE IKLIM DI DELI SERDANG, 10
  231. PEMBUATAN MIE INSTAN DARI TEPUNG KOMPOSIT BIJI-BIJIAN, 10
  232. PENGARUH EFFECTIVE MIKROORGANISME DAN WAKTU APLIKASI BOKASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SELADA (Lactuca sativa ), 10
  233. PENGARUH JARAK BILAH PISAU DAN RPM BAWAH TERHADAP HASIL PENGUPASAN BUAH PINANG MUDA, 10
  234. PENGARUH JARAK PISAU ATAS PISAU BAWAH DAN DIAMETER PINANG MUDA TERHADAP KUALITAS HASIL PENGUPASAN, 10
  235. PENGARUH JENIS PERANGKAP SINTETIS UNTUK MENGENDALIKAN HAMA CAPSIDE Cyrtopeltis tenuis Reut. (Hemiptera : Miridae) PADA TANAMAN TEMBAKAU DELI (Nicotiana tabacum L.), 10
  236. PENGARUH JENIS PERANGKAP SINTETIS UNTUK MENGENDALIKAN HAMA KUTU PUTIH Bemisia tabaci Genn. (Homoptera: Aleyrodidae) PADA TANAMAN TEMBAKAU DELI (Nicotiana tabacum L.)I, 10
  237. PENGARUH KONSENTRASI CMC (CARBOXY METHYL CELLULOSA) DAN LAMA PENGERINGAN TERHADAP MUTU TEPUNG SARI BUAH TERUNG BELANDA, 10
  238. PENGARUH KONSENTRASI NaOH DAN TEPUNG TAPIOKA TERHADAP MUTU BUBUK CINCAU HITAM INSTAN, 10
  239. PENGARUH LILIT BATANG BAWAH DAN PUPUK FOSFAT TERHADAP PERTUMBUHAN STUM MATA TIDUR KARET (Hevea brasiliensis Muell Arg.), 10
  240. PENGARUH PEMANFAATAN KOMPOS SOLID DALAM MEDIA TANAM DAN PEMBERIAN PUPUK NPKMg (15:5:6:4) TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DI PRE NURSERY, 10
  241. PENGARUH PEMBERIAN BUNGKIL INTI SAWIT (BIS) TERMODIFIKASI TERHADAP PERFORMANS AYAM BROILER, 10
  242. PENGARUH PEMBERIAN GA3 TERHADAP BEBERAPA VARIETAS KEDELAI (Glycine max (L) Merrill) SELAMA FASE GENERATIF, 10
  243. PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK KECOMBRANG DAN KONSENTRASI DEKSTRIN TERHADAP MUTU MINUMAN BUBUK INSTAN SARI BUAH NENAS, 10
  244. PENGARUH PREMI PANEN TERHADAP KINERJA DAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN PANEN KELAPA SAWIT (Studi Kasus : PT. Perkebunan Nusantara IV,Unit Kebun Pabatu dan Unit Kebun Bah Jambi), 10
  245. PENGELOLAAN PUPUK ORGANIK DAN KALIUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.), 10
  246. PENGGUNAAN ASAM AMINO MENTIONIN DAN LISIN DALAM RAMSUM TERHADAP KARKAS BROILER UMUR 6 MINGGU, 10
  247. PENGGUNAAN BAHAN PENYERAP OKSIGEN DAN KARBONDIOKSIDA PADA PENYIMPANAN PISANG BARANGAN DENGAN KEMASAN TERMODIFIKASI AKTIF, 10
  248. PENGGUNAAN JAMUR Cordyceps militaris TERHADAP ULAT API Setothosea asigna Van Eecke (Lepidoptera : Limacodidae) PADA TANAMAN KELAPA SAWIT, 10
  249. PERANAN AIR KELAPA DALAM KULTUR EMBRIO BEBERAPA VARIETAS TANAMAN KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus L.), 09
  250. PERANAN BEBERAPA JENIS POHON PADA HUTAN KOTA DI KAWASAN INDUSTRI MEDAN DALAM MENGURANGI HUJAN ASAM, 10
  251. PERANAN KELOMPOK TANI DALAM PENINGKATAN STATUS SOSIAL EKONOMI PETANI PADI SAWAH (Studi Kasus: Desa Rumah Pil-Pil, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang), 10
  252. PERBANDINGAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI ANGGOTA P3A BERBADAN HUKUM DAN P3A YANG TIDAK BERBADAN HUKUM DI SERDANG BEDAGAI ( Studi Kasus: Desa Makmur dan Desa Sentang Kecamatan Teluk Mengkudu), 09
  253. PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI DENGAN PEMBERIAN POLIMER PENYIMPAN AIR
  254. PADA SAWAH BUKAAN BARU, 10
  255. PERTUMBUHAN Mucuna Bracteata L. DAN KADAR HARA KELAPA SAWIT (Elais guinensis Jacq.) DENGAN PEMBERIAN PUPUK HAYATI, 10
  256. POLA PERKAWINAN RUSA SAMBAR (Cervus unicolor) DENGAN BERBAGAI RATIO BETINA, 10
  257. PROSPEK PENGEMBANGAN USAHA KERIPIK UBI (Studi Kasus : Desa Pegajahan dan Desa Suka Sari, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai.), 10
  258. RANCANG BANGUN ALAT PENYULING MINYAK ATSIRI TIPE UAP, 10
  259. RESPON KETAHANAN BEBERAPA VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) TERHADAP KONSENTRASI GARAM NaCl SECARA IN VITRO, 10
  260. RESPON PERTUMBUHAN BIBIT SUKUN (Artocarpus communis Forst) PADA INTENSITAS PENYIRAMAN BERBEDA, 10
  261. RESPONS PERTUMBUHAN BEBERAPA VARIETAS KEDELAI (Glycine max L.) TERHADAP BEBERAPA KONSENTRASI GARAM NaCl SECARA IN VITRO, 10
  262. RESPONS PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KEDELAI (Glycine max L.) TERHADAP PEMBERIAN KASCING DAN PUPUK FOSFAT , 09
  263. RESPONS PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KEDELAI (Glycine max L.) TERHADAP PEMBERIAN KOMPOS KULIT BUAH KAKAO DAN PUPUK FOSFAT, 10
  264. SEBARAN POHON PAKAN ORANGUTAN SUMATERA (Pongo abelii. Lesson,1827.) MENGGUNAKAN APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS, 10
  265. SIFAT ANATOMI DAN FISIS BATANG KELAPA HIBRIDA, 10
  266. SIFAT FISIS KAYU LAPIS BATANG KELAPA SAWIT, 09
  267. SISTEM INFORMASI ALAT DAN MESIN PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN DI KABUPATEN KARO, 10
  268. STUDI PEMBUATAN SERAT MAKANAN DARI BEBERAPA KULIT SAYURAN, 10
  269. STUDI PENGARUH TEPUNG KOMPOSIT BIJI-BIJIAN DAN KONSENTRASI PENSTABIL TERHADAP MUTU MAKANAN PENDAMPING ASI-BISKUIT, 10
  270. STUDI PENGEMBANGAN TAMAN MARGASATWA MEDAN SEBAGAI HUTAN KOTA DAN SARANA REKREASI, 09
  271. STUDI TERHADAP PENYAKIT DAUN TANAMAN EUKALIPTUS DI KEBUN PERCOBAAN PT TOBA PULP LESTARI SEKTOR AEK NAULI, 10
  272. SUPLEMENTASI BLOK MULTINUTRISI TERHADAP PERTUMBUHAN RUSA SAMBAR (Cervus unicolor) FASE RANGGAH LUNAK, 09
  273. SUSU SAGA (Adenanthera pavonina) INSTAN BERPROTEIN BERDASARKAN SUHU PENGOVENAN, 10
  274. TINGKAT INFILTRASI PADA BEBERAPA TIPE PENGGUNAAN LAHAN DI DAS SEI WAMPU BAGIAN HILIR, 10
  275. UJI BEBERAPA VARIETAS PADI SAWAH (Oryza sativa L.) PADA SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION (SRI), 10
  276. UJI KARAKTER BEBERAPA VARIETAS JAGUNG HIBRIDA (Zea mays L.) DI LAHAN PASANG SURUT PADA PERLAKUAN PUPUK HAYATI, 10
  277. UJI KECERNAAN BAHAN KERING, BAHAN ORGANIK, KADAR NH3 DAN VFA JERAMI JAGUNG, PELEPAH DAUN SAWIT DAN PUCUK TEBU TEROLAH PADA SAPI SECARA IN VITRO, 10
  278. UJI KECERNAAN TEPUNG LIMBAH UDANG YANG DIFERMENTASI BEBERAPA LEVEL BAKTERI SERRATIA MARCESNESS PADA AYAM PEDAGING JANTAN UMUR 6 MINGGU, 10
  279. UJI KETAHANAN TANAMAN KEDELAI (Glycine max (L.) Merr.) HASIL RADIASI SINAR GAMMA (M2) PADA CEKAMAN ALUMINIUM SECARA IN VITRO, 10
  280. UJI PALATABILITAS BEBERAPA MACAM HIJAUAN DAN BAHAN PAKAN PADA RUSA SAMBAR (Cervus unicolor), 09
  281. UJI PENSORTIRAN KOMODITAS BUAH PADA ALAT SORTASI JERUK TIPE GRAVITASI, 10
  282. UJI RANSUM BERBASIS PUCUK BATANG TEBU, PUCUK BATANG JAGUNG DAN PUCUK BATANG UBI KAYU DENGAN PENAMBAHAN STARBIO TERHADAP KARKAS DOMBA SEI PUTIH, 10
  283. UJI RANSUM BERBASIS PUCUK BATANG TEBU, PUCUK BATANG JAGUNG DAN PUCUK BATANG UBI KAYU DENGAN PENAMBAHAN STARBIO TERHADAP NON KARKAS DOMBA SEI PUTIH, 10
  284. UJI RANSUM BERBASIS PUCUK TEBU PUCUK BATANG JAGUNG DAN PUCUK DAUN UBI DENGAN PENAMBAHAN STARBIO TERHADAP PERFORMANS DOMBA SEI PUTIH, 10
  285. VALUASI EKONOMI HUTAN SEBAGAI PENCEGAH BANJIR BERDASARKAN METODE KONTINGENSI DAN BIAYA PENGENDALIAN BANJIR DI DAS DELI, 10
  286. VALUASI EKONOMI JASA LINGKUNGAN HUTAN MANGROVE DI PESISIR KEC MEDAN BELAWAN, 10
  287. AKUMULASI LOGAM BERAT TEMBAGA (CU) DAN TIMBAL (PB) PADA POHON AVICENNIA MARINA DI HUTAN MANGROVE, 09
  288. ANALISA KELAYAKAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA TERNAK SAPI POTONG (STUDI KASUS : DESA JATI KESUMA, KECAMATAN NAMO RAMBE, KABUPATEN DELI SERDANG), 09
  289. ANALISIS CURAH HUJAN UNTUK PENDUGAAN DEBIT PUNCAK DENGAN METODE RASIONAL PADA DAS PERCUT KAB DELI SERDANG, 07
  290. ANALISIS CURAH HUJAN UNTUK PENDUGAAN DEBIT PUNCAK DENGAN METODE RASIONAL PADA DAS WAMPU KAB LANGKAT, 08
  291. ANALISIS CURAHAN TENAGA KERJA DAN PENDAPATAN PETANI DAFEP PADA USAHA TANI PADI SAWAH (STUDI KASUS : DESA KARANG ANYER, KECAMATAN GUNUNG MALIGAS, KABUPATEN SIMALUNGUN), 07
  292. ANALISIS EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI DISTRIBUSI RASKIN (STUDI KASUS : DESA SECURAI UTARA, KECAMATAN BABALAN, KABUPATEN LANGKAT), 07
  293. ANALISIS EKONOMI DAN KESEMPATAN KERJA PADA USAHA TANI BAYAM (Studi Kasus : Desa Sudi Rejo Kecamatan Namo Rambe Kabupaten Deli Serdang), 06
  294. ANALISIS EKONOMI UJI RANSUM BERBASIS PELEPAH DAUN SAWIT, LUMPUR SAWIT DAN JERAMI PADI FERMENTASI DENGAN PHANEROCHAETE CHRYSOSPORIUM PADA SAPI PERANAKAN ONGOLE, 08
  295. ANALISIS FAKTOR PENYEBAB PENURUNAN INTENSITAS PENGELOLAAN HUTAN KEMENYAN (STUDI KASUS : HUTAN KEMENYAN DI DESA TANGGA BATU BARAT, KECAMATAN TAMPAHAN, KABUPATEN TOBASA), 09
  296. ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN KONSUMEN AKAN SAYURAN ORGANIK (STUDI KASUS : KONSUMEN SAYURAN ORGANIK DI KOTA MEDAN), 08
  297. ANALISIS FINANSIAL USAHA TANI KOPI ARABIKA VARIETAS UNGGUL DI KAB PAKPAK BHARAT (KASUS : DESA KUTA MARIAH, KECAMATAN KERAJAAN, KABUPATEN PAKPAK BHARAT), 08
  298. ANALISIS FINANSIAL USAHA TANI WORTEL (STUDI KASUS : DESA SUKADAME, KECAMATAN TIGAPANAH, KABUPATEN KARO), 07
  299. ANALISIS KEBERADAAN CREDIT UNION SEBAGAI LEMBAGA PEMBIAYAAN DI KELURAHAN SARIBUDOLOK KEC SILIMAKUTA KAB SIMALUNGUN, 09
  300. ANALISIS KEBUTUHAN BAHAN BAKAR PENGGILINGAN PADI BESAR DAN KECIL DI KEC PERBAUNGAN KAB SERDANG BEDAGAI, 07
  301. ANALISIS KELAYAKAN USAHA TANI WORTEL (STUDI KASUS : DESA SUKADAME, KECAMATAN TIGAPANAH, KABUPATEN KARO, SUMATERA UTARA), 09
  302. ANALISIS KOMPARASI KOMPONEN BIAYA PRODUKSI ANTAR EMPAT JENIS TANAMAN PALAWIJA DI DELI SERDANG, 06
  303. ANALISIS KOMPARASI USAHA TANI PEPAYA DAN PISANG BARANG DI KABUPATEN DELI SERDANG (STUDI KASUS : DESA NEGARA BERINGIN, KEC. STM HILIR, KAB. DELI SERDANG), 06
  304. ANALISIS KOMPARASI USAHA TANI PISANG BARANGAN ANTARA KONVENSIONAL DENGAN SISTEM DOUBLE RAW (STUDI KASUS : KECAMATAN STM HILIR DAN KECAMATAN BIRU-BIRU, KABUPATEN DELI SERDANG, PROVINSI SUMATERA UTARA), 09
  305. ANALISIS KONSISTENSI MUTU DAN RENDEMEN CPO (CRUDE PALM OIL) DI PABRIK KELAPA SAWIT TAMIANG PT PADANG PALMA PERMAI, 09
  306. ANALISIS KONSISTENSI MUTU DAN RENDEMEN CRUDE PALM OIL DI PABRIK KELAPA SAWIT TANJUNG SEUMANTOH PTPN I NANGGROE ACEH DARUSSALAM, 09
  307. ANALISIS NILAI EKONOMI DAN SOSIAL EKOWISATA TANGKAHAN (STUDI KASUS DI DESA NAMO SIALANG DAN DESA SEI SERDANG KECAMATAN BATANG SERANGAN KABUPATEN LANGKAT SUMATERA UTARA), 09
  308. ANALISIS NILAI EKONOMI DAN TINGKAT KUNJUNGAN DI OBJEK WISATA ALAM AIR TERJUN SIPISO-PISO KAB KARO, 09
  309. ANALISIS OPTIMASI PENGGUNAAN TENAGA KERJA PADA USAHA TANI NANAS DI KAB SIMALUNGUN (STUDI KASUS : DESA PURBA TUA BARU, KEC. SILIMAKUTA, KAB. SIMALUNGUN), 07
  310. ANALISIS PEKERJAAN ALTERNATIF NELAYAN KEC TALAWI KAB BATU BARA (STUDI KASUS : DESA MESJID LAMA KECAMATAN TALAWI KABUPATEN BATU BARA), 09
  311. ANALISIS PELUANG PEMASARAN ONLINE PRODUK INFORMASI DIGITAL TANAMAN ANGGREK, 08
  312. ANALISIS PEMASARAN CPOÂ  (CRURE PALM OIL) PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV (PTPN-IV) (STUDI KAUS : KANTOR PUSAT PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV (PTPN-IV) DAN KANTOR PEMASARAN BERSAMA (KPB) PT PERKEBUNAN NUSANTARA I-V CABANG MEDAN), 07
  313. ANALISIS PEMASARAN JERUK MANIS (STUDI KASUS DESA BEGANDING, KEC. SIMPANG IV, KAB. KARO), 07
  314. ANALISIS PEMASARAN PUPUK BERSUBSIDI (UREA, ZA, SP-36, NPK PHONSKA) DI KABUPATEN SIMALUNGUN (STUDI KASUS: KECAMATAN JORLANG HANTARAN, KELURAHAN TIGA BALATA), 08
  315. ANALISIS PEMASARAN PUPUK DI SUMATERA UTARA (STUDI KASUS : KABUPATEN KARO DAN KABUPATEN DELI SERDANG), 06
  316. ANALISIS PENDAPATAN DAN SISTEM PEMBAGIAN HASIL NELAYAN BERMOTOR < 5 GT DAN 5-9 GT (STUDI KASUS : KECAMATAN DATUK BANDAR DAN KECAMATAN TELUK NIBUNG KOTAMADYA TANJUNG BALAI, PROPINSI SUMATERA UTARA), 08
  317. ANALISIS PENDAPATAN PETERNAK SAPI POTONG DI KECAMATAN STABAT KABUPATEN LANGKAT, 09
  318. ANALISIS PERBANDINGAN PEMASARAN BAWANG DAUN (PREI) DAN KOL (KUBIS) (STUDI KASUS : DESA JARANGUDA KEC. MERDEKA DAN DESA RAYA KEC. BERASTAGI), 09
  319. ANALISIS PERBANDINGAN PEMASARAN IKAN MELALUI TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) DENGAN SISTEM PEMASARAN TRADISIONAL (STUDI KASUS : DESA PANTAI PERCUT, KECAMATAN PERCUT SEI TUAN, KABUPATEN DELI SERDANG), 07
  320. ANALISIS POTENSI PENGOLAHAN MINYAK NILAM DI KAB PAKPAK BHARAT (STUDI KASUS DI KECAMATAN SITELLU TALI URUNG JAHE DAN KECAMATAN KERAJAAN), 09
  321. ANALISIS PRODUKSI DAN TATANIAGA KARET RAKYAT DI KAB MADINA (STUDI KASUS : DESA TANOBATO, KEC. PANYABUNGAN SELATAN, KAB. MADINA), 08
  322. ANALISIS SISTEM PEMASARAN PESTISIDA UNTUK TANAMAN HORTIKULTURA DI SUMATERA BAGIAN UTARA (STUDI KASUS : PT. SYNGENTA INDONESIA PERWAKILAN SUMATERA BAGIAN UTARA, DAERAH PEMASARAN KABUPATEN KARO), 07
  323. ANALISIS SISTEM PEMASARAN WORTEL (STUDI KASUS : DESA SUKADAME, KEC. TIGAPANAH, KAB. KARO), 08
  324. ANALISIS SITUASI KETAHANAN PANGAN (STUDI KASUS : PROPINSI SUMATERA UTARA)
  325. ANALISIS SPASIAL DAN PREFERENSI PEMILIK LAHAN TERHADAP PERENCANAAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA MEDAN, 09
  326. ANALISIS USAHA SUPLEMENTASI MINERAL (Na, Ca, P dan CI) DALAM RANSUM TERHADAP PRODUKSI TELUR PUYUH (COTURNIX-COTURNIX JAPONICA) UMUR 6-18 MINGGU, 09
  327. ANALISIS USAHA TANI ANDALIMAN DAN SUMBANGANNYA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA (STUDI KASUS : DESA RIA-RIA, KECAMATANA POLLUNG, KAB. HUMBANG HASUNDUTAN), 09
  328. ANALISIS USAHA TANI KOPI DI KEC SIMPANG EMPAT KABUPATEN KARO, 09
  329. ANALISIS USAHA TANI TANAMAN HIAS ANGGREK DAN ANTHURIUM (STUDI KASUS USAHA TANAMAN HIAS DI KOTA MEDAN), 09
  330. ANALISIS USAHA TANI TANAMAN HIAS (STUDI KASUS : DESA BANGUN SARI KECAMATAN TANJUNG MORAWA KABUPATEN DELI SERDANG), 08
  331. ANALISIS USAHA TANI TATANIAGA LADA HITAM (STUDI KASUS : DESA LAU SIREME, KECAMATAN TIGA LINGGA, KABUPATEN DAIRI), 08
  332. ANALISIS USAHATANI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETANI WORTEL (DI DESA GAJAH, KECAMATAN SIMPANG EMPAT, KABUPATEN KARO), 08
  333. ARON SEBAGAI LAPANGAN KERJA SEKTOR INFORMAL BAGI WANITA PEDESAAN DAN SUMBANGANNYA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA (STUDI KASUS : DESA SEMPAJAYA, KECAMATAN BERASTAGI, KABUPATEN KARO), 08
  334. BEBERAPA FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI KESEMPATAN KERJA, PRODUKTIVITAS DAN PENDAPATAN PETANI SAYUR MAYUR DI KAB KARO (KASUS : WORTEL, TOMAT ATAU KOL DI DESA MERDEKA, KECAMATAN MERDEKA), 09
  335. BEBERAPA FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI PROPORSI BAGI HASIL NELAYAN TOKE – NELAYAN ABK (STUDI KASUS : MASYARAKAT NELAYAN KOTA SIBOLGA), 08
  336. BEBERAPA FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI SIKAP NELAYAN BURUH TERHADAP JURAGAN (TOKE) (STUDI KASUS : DESA BAGAN DALAM, KECAMATAN TANJUNG TIRAM, KABUPATEN ASAHAN), 09
  337. BEBERAPA MASALAH SOSIAL EKONOMI DALAM PENGEMBANGAN USAHA TANI BUNGA POT (STUDI KASUS : Gg. MADIRSAN, DESA BANGUN SARI, KEC. TANJUNG MORAWA, KAB.DELI SERDANG), 06
  338. BENTAR UJI TOKSISITAS KITOSAN UNTUK MENGENDALIKAN RAYAP (COPTOTERMES CURVIGNATHUS HOLMGREN) (ISOPTERA : RHINOTERMITIDAE) DI LABORATORIUM), 09
  339. BESAR ALIRAN PERMUKAAN (RUN-OFF) PADA BERBAGAI TIPE KELERENGAN DIBAWAH TEGAKAN EUCALYPTUS SPP (STUDI KASUS DI HPHTI PT. TOBA PULP LESTARI, TBK. SEKTOR AEK NAULI), 09
  340. DAMPAK KEHADIRAN PASAR MODERN BRASTAGI SUPERMARKET TERHADAP PASAR TRADISIONAL, SEI SIKAMBING DI KOTA MEDAN, 09
  341. DAMPAK KENAIKAN HARGA BBM (SOLAR) TERHADAP USAHA PENANGKAPAN IKAN DENGAN PUKAT CINCIN (STUDI KASUS : KEL. BAGAN DELI KEC. MEDAN BELAWAN KOTA MEDAN), 08
  342. DAMPAK PENINGKATAN HARGA BERAS TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI PADA BEBERAPA STRATA LUAS LAHAN (STUDI KASUS : DESA KOTA RANTANG, KECAMATAN HAMPARAN PERAK, KABUPATEN DELI SERDANG), 07
  343. DAMPAK TRANSPORTASI TERHADAP PENYUSUTAN BOBOT BADAN, pH DAGING PASCA POTONG DAN ANALISIS BIAYA TRANSPORTASI SAPI POTONG PERANAKAN ONGOLE (PO) DAN SHORTHORN, 07
  344. DAMPAK VIRUS IKAN TERHADAP KEADAAN SOSIAL EKONOMI PETANI IKAN MAS DI DANAU TOBA (STUDI KASUS KELURAHAN HARANGGAOL KECAMATAN HARANGGAOL HORISAN), 06
  345. DAYA PARASITASI LALAT (STRUMIOPSIS INFERENS TOWN) (DIPTERA : TACHINIDAE) TURUNAN DARI BEBERAPA HASIL PERKAWINAN PADA ULAT PENGGEREK BATANG TEBU RAKSASA (PHRAGMATOECIA CASTANEAE HUBNER) (LEPIDOPTERA : COSSIDAE) DI LABORATORIUM, 08
  346. DIMENSI SERAT SLUDGE PRIMER INDUSTRI PULP DAN KERTAS, 09
  347. DINAMIKA POPULASI JAMUR PADA TANAH ULTISOL AKIBAT PEMBERIAN BERBAGAI BAHAN ORGANIK LIMBAH PERKEBUNAN, 08
  348. EFEK APLIKASI OSMOCONDITIONING PADA BENIH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS KEDELAI DALAM KONDISI CEKAMAN SALINITAS, 08
  349. EFEK PELEPAH DAUN KELAPA SAWIT DAN LIMBAH INDUSTRINYA SEBAGAI PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN SAPI PERANAKAN ONGOLE PADA FASE PERTUMBUHAN, 09
  350. EFEK RESIDU PEMBERIAN LIMBAH PADAT PABRIK ROKOK DAN PUPUK FOSFAT PADA ULTISOL TERHADAP KETERSEDIAAN SERTA SERAPAN FOSFAT DAN KALIUM PADA TANAH SERTA TANAMAN PADI (ORYZA SATIVA L), 08
  351. EFEK RESIDU PUPUK ORGANIK TERHADAP PRODUKSI SAWI DAN BEBERAPA SIFAT KIMIA TANAH ANDISOL, 07
  352. EFEKTIVITAS FREKUENSI EXERCISE TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS SEMEN SAPI SIMMENTAL, 08
  353. EFEKTIVITAS MANCOZEB DAN METALAXYL DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN CYLINDROCLADIUM SCOPARIUM. HAWLEY BOEDIJN ET REITSMA PENYEBAB PENYAKIT BUSUK DAUNTEH DI LABORATORIUM, 08
  354. EFISIENSI PEMUPUKAN SP-36 PADA ULTISOL MANCANG MELALUI PENGELOLAAN DOSIS DAN WAKTU PEMBERIAN, 06
  355. EFISIENSI PENYALURAN AIR IRIGASI DI KAWASAN SUNGAI ULAR DAERAH IRIGASI BENDANG KAB SERDANG BEDAGAI, 09
  356. EPIDEMI PENYAKIT BLAS PADA BEBERAPA VARIETAS PADI SAWAH DENGAN JARAK TANAM BERBEDA DI LAPANGAN, 07
  357. EVALUASI DISTRIBUSI PUPUK BERSYBSIDI DENGAN KONSEP RENCANA DEFENTIF KEBUTUHAN KELOMPOK PADA PETANI PADI SAWAH DI KECAMATAN PANCUR BATU KABUPATEN DELI SERDANG, 09
  358. EVALUASI GABUNG BEBERAPA VARIETAS JAGUNG DENGAN METODE SILANG VARIETAS, 08
  359. EVALUASI KARAKTER AGRONOMI BEBERAPA VARIETAS TANAMAN KEDELAI, 09
  360. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN DI DESA RUMAH PILPIL KEC SIBOLANGIT KAB DELI SERDANG UNTUK TANAMAN MANGGA (MANGIFERA SPP), SIRSAK (ANNONA MURICATA L.) DAN JAMBU METE (ANACARDIUM OCCIDENTALE L.), 08
  361. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN DI DESA RUMAH PILPIL KEC SIBOLANGIT KAB DELI SERDANG UNTUK TANAMAN MANGGIS (GARCINIA MANGGOSTANA. L), 07
  362. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN TANAMAN CABAI DUSUN PAMAH SEMILIR KECAMATAN SEI BINGEI KAB LANGKAT (CAPSICUM ANNUM L.), 06
  363. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN KELAPA SAWIT(ELESEIS QUENENSIS JACQ), COKLAT (THEOBROMA CACAO) DAN KARET (HAVEA BRASILIENSISI) DI DESA BELINGTENG KEC SEI BINGEI KAB LANGKAT, 07
  364. EVALUASI PENGEMBALIAN DANA KUT SELAMA LIMA TAHUN TERAKHIR DI SUMUT, 06
  365. EVALUASI PERKEMBANGAN ORGANISASI DAN HUBUNGANNYA DENGAN SOSIAL EKONOMI PETANI DI DELI SERDANG (STUDI KASUS : DESA PERDAMEAN KECAMATAN TANJUNG MORAWA, DESA KARANG ANYAR KECAMATAN BERINGIN, DESA PASAR MELINTANG KECAMATAN LUBUK PAKAM), 06
  366. EVALUASI PERKEMBANGAN USAHA TANI KAKAO DI KAB TAPANULI UTARA (STUDI KASUS : DESA PAGARAM PISANG KECAMATAN ADIAN KOTING KABUPATEN TAPANULI UTARA), 08
  367. EVALUASI SISTEM DRAINASE PADA DAERAH IRIGASI ULAR DI KAWASAN BENDANG KAB SERDANG BEDAGAI, 09
  368. EVALUASI SISTEM DRAINASE PADA DAERAH IRIGASI ULAR DI KAWASAN SINGOSARI KAB SERDANG BEDAGAI, 09
  369. EVALUASI STATUS HARA N, P, K DAN C-ORGANIK YANG TERSANGKUT EROSI AKIBAT PENERAPAN BERBAGAI TEKNIK MULSA VERTIKAL DI LAHAN MIRING PADA PERTANAMAN JERUK (CITRUS) DI DESA RUMAH GALUH KECAMATAN SEI BINGEI KABUPATEN LANGKAT, 07
  370. EVALUASI TERHADAP KINERJA KEMITRAAN PT PERKEBUNAN NUSANTARA III DENGAN USAHA KECIL (KASUS : KOTA MEDAN), 09
  371. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN TERHADAP PERMINTAAN TELUR AYAM KAMPUNG (STUDI KASUS : KOTA MEDAN, PROPINSI SUMATERA UTARA), 08
  372. FORMULASI KONSENTRAT INSTAN DARI CAMPURAN SARI LIDAH BUAYA, WORTEL DAN MARKISA, 06
  373. HUBUNGAN DINAMIKA KELOMPOK TANI DENGAN PRODUKTIVITAS DAN PENDAPATAN USAHA TANI KOPI (KASUS : KEURAHAN TIGARUNGGU, KABUPATEN SIMALUNGUN), 09
  374. HUBUNGAN KARAKTERISTIK KELUARGA PENGOLAH IKAN REBUS DENGAN GARIS KEMISKINAN (STUDI KASUS : PULO BRAYAN KOTA, KEC. MEDAN BARAT, KOTA MEDAN), 09
  375. HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI PENYULUH DENGAN PELAKSANAAN TUGAS POKOK PENYULUH PERTANIAN (STUDI KASUS : BPP MEDAN KRIO KEC. SUNGGAL KAB. DELI SERDANG), 09
  376. HUBUNGAN KERAPATAN TAJUK DAN PENGGUNAAN LAHAN BERDASARKAN ANALISIS CITRA SATELIT DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER (STUDI KASUS KAWASAN HUTAN RESORT TANGKAHAN, CINTA RAJA, SEI LEPAN DAN KAWASAN EKOSISTEM LEUSER (KEL))), 09
  377. HUBUNGAN KETINGGIAN DAN KELERENGAN DENGAN TINGKAT KERAPATAN VEGETASI MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER, 09
  378. HUBUNGAN TINGKAT KOSMOPOLITAN PETANI PADI SAWAH TERHADAP KELOMPOK TANI DI KABUPATEN DELI SERDANG (STUDI KASUS : KELOMPOK TANI KAMPUNG BARU, TANI JAYA, HOTMA JAYA, DESA PASAR MELINTANG, KECAMATAN LUBUK PAKAM), 05
  379. IDENTIFIKASI DAN INVENTARISASI PENGELOLAAN HUTAN RAKYAT DI KEC BIRU-BIRU, 09
  380. IDENTIFIKASI FUNGI DEKOMPOSER JARINGAN KAYU MATI YANG BERASAL DARI TEGAKAN DI LAHAN GAMBUT, 09
  381. IDENTIFIKASI IKLIM, TANAH DAN IRIGASI PADA LAHAN POTENSIAL PERTANIAN DI KAB SERDANG BEDAGAI, 07
  382. IDENTIFIKASI POTENSI DAN PEMASARAN PRODUK DARI HUTAN RAKYAT BAMBU (STUDI KASUS : DESA PERTUMBUKAN KEC. WAMPU KAB. LANGKAT), 09
  383. INDEKS KEANEKARAGAMAN JENIS SERANGGA PADA PERTANAMAN KELAPA SAWIT DI KEBUN TANAH RAJA PERBAUNGAN PTPN III, 07
  384. INDEKS KERAGAMAN JENIS SERANGGA PADA TANAMAN STROBERI DI LAPANGAN, 08
  385. INFILTRASI PADA BERBAGAI KELAS UMUR TEGAKAN KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS), 09
  386. INTENSITAS SERANGAN PENYAKIT BERCAK COKLAT SEMPIT (CERCOSPORA JANSEANA)(ROCIB) O. COST PADA BEBERAPA VARIETAS PADI SAWAH (ORYZA SATIVA L) DENGAN JARAK TANAM YANG BERBEDA DI LAPANGAN, 08
  387. INTERAKSI GLISOFAT DENGAN CARFENTRAZONE PADA EMPAT JENIS GULMA PERKEBUNAN, 06
  388. INTERSEPSI PADA BERBAGAI KELAS UMUR TEGAKAN KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENISIS), 09
  389. INVENTARISASI HAMA-HAMA PENTING DAN PARASITOID PADA BUAH MANGGA DI LABORATORIUM (MANGIFERA SPP.), 08
  390. INVENTARISASI JAMUR PENYEBAB PENYAKIT PADA TANAMAN STROBERI DI KEC BERASTAGI (FRAGARIA VESCAC L.), 07
  391. INVENTARISASI MAKANAN TRADISIONAL KHAS TOBA SAMOSIR DAN STRATEGI PENGEMBANGAN TIPA-TIPA DI TOBA SAMOSIR, 08
  392. INVENTARISASI TANAMAN SUKUN (ARTHOCARPUS COMMUNIS) PADA BERBAGAI KETINGGIAN DI SUMUT, 09
  393. ISOLASI DAN UJI MIKROORGANISME PELARUT FOSFAT YANG BERASAL DARI BAHAN TANAH HISTOSOL, 05
  394. ISOLASI DAN UJI POTENSI MIKROORGANISME SELULOTIK ASAL TANAH GAMBUT DAN KAYU SEDANG MELAPUK DALAM MEDEKOMPOSISIKAN KAYU, 07
  395. ISOLASI DAN UJI POTENSI MIKROORGANISME SELULOTIK DALAM DEKOMPOSISI SISA TANAMAN TEMBAKAU DELI PTPN II KEBUN SAMPALI, 06
  396. JENIS-JENIS FUNGI PADA BEBERAPA TINGKAT KEMATANGAN GAMBUT, 09
  397. JENIS-JENIS FUNGSI YANG TERDAPAT PADA SERASAH DAUN RHIZOPHORA MUCRONATA YANG MENGALAMI DEKOMPOSISI PADA BERBAGAI TINGKAT SALINITAS, 09
  398. KAJIAN ALAMI SERANGGA PENYERBUK KELAPA SAWIT ELAIDOBIUS KAMERUNICUS FAUST (COLEOPTERA : CURCULIONIDAE) PADA TANAMAN KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ.), 08
  399. KAJIAN BEBERAPA METODE PERANGKAP LALAT BUAH (DIPERA; TEPHRITIDAE) PADA PERTANAMAN JERUK MANIS (CITRUS SPP.) DI DESA SUKANALU KAB KARO, 09
  400. KAJIAN BIOLOGIS TUMIDICLAVA SP. (HYMENOPTERA:TRICHOGRAMMATIDAE) SEBAGAI PARASITOID TELUR PHRAGMATOECIA CASTANEAE HUBNER (LEPIDOPTERA : COSSIDAE) DI LABORATORIUM, 08
  401. KAJIAN KUANTITATIF PELAPUKAN PEDOKIMIA(C-A) PADA TANAH BERBAHAN INDUK TUFF DASIT DI DESA LINGGA JULU KEC SIMPANG BARAT KAB KARO, 06
  402. KAJIAN MINYAK ATSIRI PADA EKALIPTUS UMUR 4 TAHUN DI PT TOBA PULP LESTARI, TBK, 09
  403. KAJIAN PELAPUKAN GEOKIMIA PADA BATUAN TUFF DASIT DI DESA LINGGA JULU KEC SIMPANG EMPAT KAB KARO, 06
  404. KAJIAN PELAPUKAN GEOKIMIA (R-C) TANAH ANDISOL DI DESA TONGKOH KEC TIGA PANAH KAB KARO, 07
  405. KAJIAN PELAPUKAN PEDOKIMIA (A-B)ANDISOL BERDASARKAN MINERAL LIAT DI DESA TONGKOH KEC TIGA PANAH KAB KARO, 07
  406. KAJIAN PELAPUKAN PEDOKIMIA (A-B) BERDASARKAN MINERAL LIAT PADA TANAH BERBAHAN INDUK ALLUVIAL DAN TUFF LIPARIT DI TANJUNG MORAWA, 06
  407. KAJIAN PELAPUKAN PEDOKIMIA (C-A) BERDASARKAN MINERAL LIAT PADA TANAH BERBAHAN INDUK ALUVIAL DAN TUFF LIPARIT DI KEC TANJUNG MORAWA KABUPATEN DELI SERDANG, 07
  408. KAJIAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PENGELOLAAN HUTAN KEMENYAN DI DESA SIBAGANING, 09
  409. KAJIAN POTENSI EKONOMI MANGROVE (STUDI KASUS DI DESA KAYU BESAR KECAMATAN BANDAR KHLAIFAH KABUPATEN SERDANG BEDAGAI), 09
  410. KAJIAN PROSES PENGERINGAN KEMOREAKSI JAHE DENGAN KAPUR API (CaO), 09
  411. KAJIAN SIFAT TANAH AKIBAT ALIH FUNGSI LAHAN TEMBAKAU DELI MENTAH MENJADI LAHAN PERKEBUNAN TEBU DI PTPN II KEBUN TANDEM HULU KABUPATEN DELI SERDANG, 06
  412. KAJIAN TINGKAT BAHAYA EROSE PADA PENGGUNAAN LAHAN TANAMAN PANGAN (JAGUNG) DI SUB DAS LAU BIANG (KAWASAN HULU DAS WAMPU), 09
  413. KAJIAN TINGKAT BAHAYA EROSI (TBE) PADA PENGGUNAAN LAHAN HORTIKULTURA DI SUB DAS LAY BIANG (KAWASAN HULU DAS WAMPU), 09
  414. KAJIAN TINGKAT BAHAYA EROSI (TBE) PADA PENGGUNAAN LAHAN TANAMAN INDUSTRI (KOPI) DI SUB DAS LAU BIANG (KAWASAN HULU DAS WAMPU), 09
  415. KAJIAN TINGKAT PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHA TANI SAYURAN DATARAN RENDAH DI KAWASAN AGRIBISNIS KOTA MEDAN (STUDI KASUS : KECAMATAN MEDAN MARELAN), 07
  416. KARAKTERISTIK BRIKET ARANG DARI SERBUK GERGAJI DENGAN PENAMBAHAN ARANG CANGKANG KELAPA SAWIT, 09
  417. KARAKTERISTIK MINYAK ATSIRI JERANGAU (ACORUS CALAMUS), 09
  418. KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI KARYAWAN PERKEBUNAN PT TOLAN TIGA INDONESIA DAN SIKAP MEREKA TERHADAP SISTEM MANAJEMEN YANG BERLAKU (STUDI KASUS : DESA PERLABIAN, KECAMATAN KAMPUNG RAKYAT, KABUPATEN LABUHAN BATU), 09
  419. KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI TOKE BAWANG DAN WANITA PENGUPAS BAWANG SERTA SUMBANNYA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA (STUDI KASUS : JALAN VETERAN KELURAHAN PANDAU HILIR KECAMATAN MEDAN TIMUR KOTAMADYA MEDAN), 06
  420. KEMAMPUAN LARVA ORYCTES RHINOCEROS MENULARKAN CENDAWAN METARHIZUM ANISOPLIAE KE LARVA SEHAT DI PERTANAMAN KELAPA SAWIT, 09
  421. KEMAMPUAN PREDATOR EOCANTHECONA FURCELLATA (WOLFF). (HEMIPTERA :PENTATOMIDAE)MENGENDALIKAN ULAT API SETHOTOSEA ASIGNA V EECKE DI PERTANAMAN KELAPA SAWIT, 08
  422. KEPEKAAN TANAMAN KEDELAI TERHADAP KADAR AIR PADA BEBERAPA JENIS TANAH, 07
  423. KETAHANAN BIBIT EUCALYPTUS SP TERHADAP CEKAMAN KEKERINGAN, 09
  424. KETERSEDIAAN HARA-P DAN RESPON TANAMAN JAGUNG PADA TANAH ULTISOL TAMBUNAN A AKIBAT PEMBERIAN GUANO DAN MIKROORGANISME PELARUT FOSFAT (MPF), 06
  425. KORELASI BEBERAPA SIFAT TANAH DENGAN PRODUKSI PADA TANAMAN TEMBAKAU DELI DI PTPN II SAMPALI KAB DELI SERDANG, 06
  426. KUALITAS PAPAN KOMPOSIT DARI LIMBAH BATANG KELAPA SAWIT DAN POLYETHYLENE DAUR ULANG, 09
  427. LAJU DEKOMPOSISI SERASAH DAUN RHIZOPHORA MUCRONATA PADA BERBAGAI TINGKAT SALINITAS, 09
  428. MANFAAT EKONOMI SISTEM PENGELOLAAN HUTAN RAKYAT (STUDI KASUS : DUSUN MARUBUN PANE KECAMATANÂ  TIGARUNGGU KABUPATEN SIMALUNGUN), 09
  429. MATERI, METODE DAN MEDIA PENYULUHAN PETERNAKAN YANG DISAMPAIKAN PPL DI KAB DELI SERDANG DAN DAMPAKNYA TERHADAP SOSIAL EKONOMI PETERNAK (STUDI KASUS : DESA SUKA MAJU, KECAMATAN SUNGGAL, KABUPATEN DELISERDANG), 06
  430. MEMPELAJARI PENGARUH KONSENTRASI RAGI DAN WAKTU FERMENTASI TERHADAP PEMBUATAN ALKOHOL DARI AMPAS UBI KAYU (MANIHOT UTILISIMA), 09
  431. MIKROPROPAGANSI TUNAS STROBERI (FRAGARIA SP.) DENGAN PEMBERIAN NAA DAN HAP PADA MEDIA MS, 07
  432. MONITORING DAN EVALUASI PENERAPAN TEKNOLOGI LEGOWO 4:1 PADA USAHA TANI PADI SAWAH (DESA LUBUK BAYAS KEC. PERBAUNGAN KAB. SERDANG BEDAGAI), 09
  433. PELAPISAN MELON PENGGUNAKAN FILM EDIBEL DARI PATI UBI KAYU DENGAN PENAMBAHAN SORBITOL SEBAGAI ZAT PEMLASTIS, 09
  434. PEMANFAATAN AMPAS TEBU SEBAGAI BAHAN BAKU DALAM PEMBUATAN PAPAN PARTIKEL, 09
  435. PEMANFAATAN CITRA LANDSAT TM 5 DALAM IDENTIFIKASI HUTAN RAKYAT DI KEC SIBOLANGIT, PANCUR BATU DAN NAMO RAMBE KAB DELI SERDANG, 09
  436. PEMANFAATAN LIGNIN DARI LINDI HITAM SEBAGAI BAHAN BAKU PEREKAT LIGNIN RESORSINOL FORMALDEHIDA (LRF), 09
  437. PEMANFAATAN SEMAK BUNGA PUTIH (Chromolena adorata) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN IOFC DALAM RANSUM BURUNG PUYUH (Cortunix-cortunix japonica) UMUR 1 SAMPAI 42 HARI, 09
  438. PEMANFAATAN TEPUNG KEONG MAS SEBAGAI SUBTITUSI TEPUNG IKAN DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMANS KELINCI JANTAN LEPAS SAPIH, 08
  439. PEMANFAATAN TEPUNG KULIT BUAH TERONG BELANDA FERMENTASI (Aspergillus Niger) TERHADAP KINERJA REPRODUKSI BURUNG PUYUH (Cortunix-cortunix japonica), 09
  440. PEMANFAATAN TEPUNG KULIT BUAH TERONG BELANDA (Chphomandra betacea) FERMENTASI (Aspergillus Niger)TERHADAP PRODUKSI TELUR BURUNG PUYUH (Cortunix-cortunix japonica), 07
  441. PEMANFAATAN TEPUNG SAWIT FERMENTASI (Aspergillus Niger) DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMANS AYAM BROILER UMUR 0-3 MINGGU, 07
  442. PEMBERIAN BEBERAPA JENIS ROCK PHOSPHATE MIKROORGANISME PELARUT FOSFAT DAN BAHAN ORGANIK TERHADAP P-TERSEDIA DAN PERTUMBUHAN TANAMAN KEDELAI (Glycine max L. Merr)Â Â Â  PADA ULTISOL GEBANG, 05
  443. PEMBERIAN PROBIOTIK STARBIO PADA RANSUM BURUNG PUYUH (Cortunix-cortunix japonica) PERIODE PERTUMBUHAN, 09
  444. PEMBERIAN SILIKAT TUMBUHAN SEBAGAI AMELIORAN SILIKAT BAGI TANAH ANDISOL, 06
  445. PEMBERIAN TEPUNG CANGKANG TELUR AYAM RAS DALAM RANSUM TERHADAP FERTILITAS, DAYA TETAS DAN MORTALITAS BURUNG PUYUH (Cortunix-cortunix japonica) , 09
  446. PEMBUATAN BAKSO DAGING SAPI DENGAN PENAMBAHAN KITOSAN, 07
  447. PEMBUATAN MIE BASAH DENGAN PENAMBAHAN WORTEL (Daucus carota L. ), 07
  448. PEMBUATAN PUPUK CAIR DARI SAMPAH ORGANIK DENGAN MENGGUNAKAN BOISCA SEBAGAI STARTER, 09
  449. PEMETAAN DAERAH RAWAN KONFLIK GAJAH MENGGUNAKAN INFORMASI GEOGRAFIS DI TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER (STUDI KASUS DI RESORT TANGKAHAN, RESORT CINTA RAJA DAN RESORT SEI LEPAN), 09
  450. PEMETAAN STATUS HARA K-tukar, Ca-tukar DAN Mg-tukar DI KEBUN TANJUNG GARBUS PAGAR MERBAU PTPN II, 07
  451. PEMILIHAN TETUA UNTUK SELFING DAN TANAMAN BERSARI BEBAS VARIETAS JAGUNG (Zae mays L.), 09
  452. PENCETAKAN KOMPOS BERBAGAI BENTUK DENGAN MENGGUNAKAN JENIS KOMPOS YANG BERBEDA, 09
  453. PENDUGAAN FAKTOR PRODUKSI PEPAYA (Carica papaya L.) DI KEBUN BEKALA SIMALINGKAR KEC PANCUR BATU KAB DELI SERDANG, 08
  454. PENDUGAAN LAJU INFILTRASI MENGGUNAKAN PARAMETER SIFAT TANAH PADA KAWASAN BERLERENG, 09
  455. PENENTUAN JENIS TANAMAN DAN TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP GERAKAN NASIONAL REHABILITASI HUTAN DAN LAHAN (STUDI KASUS PADA MASYARAKAT DI KAWASAN HUTAN LINDUNG PUSUK BAHIT KABUPATEN SAMOSIR), 09
  456. PENETAPAN METODE ANALISIS P TERSEDIA TANAH ENTISOL, 07
  457. PENGARUH BAHAN MAKANAN TERHADAP UMUR DAN KESUBURAN PARASITOID TELUR TUMIDICLAVA SP DI LABORATORIUM, 08
  458. PENGARUH BEBERAPA MEDIA TANAM DAN INTENSITAS PEMUPUKAN TERHADAP PERTUMBUHAN ANGGREK (Oncidium golden Shower), 09
  459. PENGARUH BERAT UMBI BIBIT DAN DOSIS PUPUK KCi TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KENTANG (Solanum tuberosum L.) , 08
  460. PENGARUH BUDAYA KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KOMITMEN KERJA KARYAWAN PADA PT ADIRA DINAMIKA MULTI FINANCE, TBK CAB MEDAN 2 DIVISI MOBIL, 09
  461. PENGARUH CENDAWAN EKTOMIKORIZA DAN TARAF PHOSFOR TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI EUCALYPTUS GRANDIS HILL EX MAIDEN, 05
  462. PENGARUH DOSIS TEPUNG DARAH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt.) , 09
  463. PENGARUH FREKUENSI INSEMINASI BUATAN TERHADAP DAUA TETAS TELUR ITIK LOKAL (Anas plathyrynchos)Â  YANG DI INSEMINASI BUATAN DENGAN SEMEN ENTOK (Cairina moschata), 09
  464. PENGARUH FREKUENSI PERKAWINAN DAN SEX RATIO TERHADAP LAMA BUNTING DAN LITTER SIZE PADA KELINCI PERSILANGAN, 08
  465. PENGARUH FREKUENSI PERKAWINAN DAN SEX RATIO TERHADAP LITTER SIZE, BOBOT LAHIR, MORTALITAS SELAMA MENYUSUI DAN BOBOT SAPIH PADA KELINCI PERSILANGAN, 08
  466. PENGARUH INDUKSI GIBERELIN TERHADAP PEMBENTUKAN BUAH PARTENOKARPI PADA BEBERAPA VARIETAS TANAMAN SEMANGKA (Citrullus vulgaris Schard), 09
  467. PENGARUH INOKULASI RHIZOBIUM DAN PUPUK POSFAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KEDELAI (Glycine max L. Merril), 09
  468. PENGARUH JAMUR ANTAGONIS TRICHODERMA HARZIANUM DAN PUPUK ORGANIK UNTUK MENGENDALIKAN PATOGEN TULAR TANAH SCLEROTIUM ROLFSII SACC PADA TANAMAN KEDELAI (Glycine max L. )Â  DI RUMAH KASA, 08
  469. PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI GULA SINTETIS TERHADAP MUTU KOKTAIL LIDAH BUAYA, 08
  470. PENGARUH JENIS THE DAN LAMA FERMENTASI PADA PROSES PEMBUATAN TEH KOMBUCHA, 05
  471. PENGARUH JENIS ZAT PENSTABIL DAN KONSENTRASI MENTEGA YANG DIGUNAKAN TERHADAP MUTU DAN KARAKTERISTIK ES KRIM JAGUNG, 08
  472. PENGARUH JUMLAH BUBUR LABU KUNING DAN KONSENTRASI KITOSAN TERHADAP MUTU MIE BASAH, 08
  473. PENGARUH JUMLAH TEPUNG ROTI TERHADAP MUTU CHICKEN BURGER SELAMA PENYIMPANAN BEKU, 08
  474. PENGARUH KADAR AIR TEMBAKAU TERHADAP PERKEMBANGAN LASIODERMA SERRICONE F (Caleoptera; Anobiidae) DI LABORATORIUM, 08
  475. PENGARUH KEPADATAN POPULASI KEONG EMAS (Pomacea sp.)Â  TERHADAP TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) DI LAPANGAN, 09
  476. PENGARUH KEPEKATAN EKSTRAK DAUN NIMBA TERHADAP PENEKANAN SERANGAN ALTERNARIA PORRI (EIL.CIF) PADA TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.), 08
  477. PENGARUH KONSENTRASI GULA DAN CAMPURAN SARI BUAH (MARKISA, WORTEL DAN JERUK) TERHADAP MUTU SERBUK MINUMAN PENYEGAR, 09
  478. PENGARUH KONSENTRASI GUM ARAB TERHADAP MUTU VELVA BUAH NENAS SELAMA PENYIMPANAN DINGIN, 08
  479. PENGARUH KONSENTRASI HUMEKTAN DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP MUTU KERIPIK BIJI DURIAN (Durio zibethinus Murr), 08
  480. PENGARUH KONSENTRASI NATRIUM BENZOAT DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP MUTU MARMALADE SIRSAK (Annona muricata L.), 08
  481. PENGARUH KONSENTRASI NATRIUM BENZOAT DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP MUTU MINUMAN SARI BUAH SIRSAK (Annona muricata L.)Â  BERKARBONASI, 07
  482. PENGARUH KONSENTRASI NATRIUM METABISULFIT (Na2S2O5) DAN SUHU PENGERINGAN TERHADAP MUTU PATI BIJI ALPUKAT (Persea americana mill.), 07
  483. PENGARUH KONSENTRASI PEKTIN DAN PERBANDINGAN CAMPURAN SARI BUAH MARKISA DENGAN NENAS TERHADAP MUTU SERBUK MINUMAN PENYEGAR, 09
  484. PENGARUH KONVERSI LAHAN PERTANIAN TERHADAP PRODUKSI PADI DI KAB ASAHAN (STUDI KASUS : KABUPATEN ASAHAN PROVINSI SUMATERA UTARA), 09
  485. PENGARUH LAMA DAN SUHU PENGERINGAN TERHADAP MUTU TEPUNG PANDAN, 08
  486. PENGARUH LAMA HIDROLISA DAN KONSENTRASI ASAM TERHADAP RENDEMEN DAN MUTU SIRUP GLUKOSA DARI PATI PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L.), 07
  487. PENGARUH LAMA PADA BERBAGAI MEDIA PENYIMPANAN BAHAN SETEK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN UBI JALAR (Ipomea batatas L.), 07
  488. PENGARUH LAMA PEMANASAN DAN JUMLAH SEKAM YANG DITAMBAHKAN TERHADAP JUMLAH RENDEMEN DAN MUTU MINYAK BIJI KARET (Havea brasiliensis), 06
  489. PENGARUH LAMA PERENDAMAN NATRIUM METABISULFIT (Na2S2O5) DAN LAMA PENGERINGAN TERHADAP MUTU TEPUNG SUKUN (Artocarpus communis), 05
  490. PENGARUH METANOL DAN NaOH TERHADAP RENDEMEN DAN MUTU MINYAK JARAK SEBAGAI SUBTITUSI BAHAN BAKAR SOLAR (Jatropha curcas L.), 08
  491. PENGARUH MODAL BERGILIR TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI SAYUR DI KOTA MEDAN (STUDI KASUS : KELURAHAN TANAH ENAM RATUS DAN KELURAHAN TERJUN KECAMATAN MEDAN MARELAN), 07
  492. PENGARUH MODAL KERJA, LUAS LAHAN DAN TENAGA KERJA TERHADAP PENDAPATAN USAHA TANI NENAS (STUDI KASUS : DESA PURBA TUA BARU, KEC. SILIMAKUTA, KAB. SIMALUNGUN), 08
  493. PENGARUH PEMBERIA PUPUK ROCK FOSFAT DAN BERBAGAI JENIS ISOLAT MIKORIZA VESIKULAR ARBUSKULA TERHADAP PRODUKSI TANAMAN KEDELAI (Glycine max L. Merril)Â  PADA TANAH GAMBUT AJAMI, LABUHAN BATU, 07
  494. PENGARUH PEMBERIAN BEBERAPA JAMUR ANTAGONIS DENGAN BERBAGAI TINGKAT KONSENTRASI UNTUK MENEKAN PERKEMBANGAN JAMUR PYTHIUM SP PENYEBAB REBAH KECAMBAH PADA TANAMAN TEMBAKAU (NICOTIANA TABACCUM L.), 08
  495. PENGARUH PEMBERIAN BEBERAPA JENIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERKEMBANGAN PENYAKIT PENTING TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) DI LAPANGAN, 08
  496. PENGARUH PEMBERIAN IMIDACLOPRID UNTUK MENGENDALIKAN APONON